logo


Luhut: Tanpa Vaksin Lockdown Akan Beri Dampak Berkepanjangan

Pemerintah tidak mengambil kebijakan lockdown karena belum ada vaksin

9 Mei 2020 04:48 WIB

istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Menteri Koordinator Bidang Kamiritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa lockdown tanpa adanya vaksin hanya akan memberi dampak berkepanjangan.

"Lockdown adalah satu-satunya cara untuk mengurangi jumlah kematian secara signifikan. Namun, tanpa vaksin, lockdown akan memberikan dampak berkepanjangan," kata Luhut dikutip dari bahan presentasinya saat menjadi pembicara tamu di SMDV-Agaeti Ventures, dikutip Sabtu (9/5/2020).

"Lockdown akan memberikan dampak berkepanjangan seperti penyusutan ekonomi, penangguran, gangguan dalam rantai pasokan," tambahnya.


Politikus Demokrat: Kok Bisa Mudik Dibebaskan tapi Berharap Covid-19 Menurun?

Luhut menjelaskan bahwa dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mendistribusikan vaksin ke masyarakat. Oleh karena belum ada vaksin, maka kebijakan yang diambil pemerintah adalah PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar).

Ia juga mengatakan bahwa pertumbuhan perekonomian di Indonesia akan sangat bergejolak. Hak tersebut sebagai imbas adanya wabah corona.

"Proyeksi pertumbuhan ekonomi global pada tahun 2020 akan kontraksi. Tingkat tinggi ketidakpastian menunjukkan ada kelemahan dari proyeksi. Beragam resensi ekonomi akan mempengaruhi Indonesia sebagai mitra dagang utama," ujar Luhut.

 

Pemerintah Disebut Tak Punya Dana Tangani Corona, Sri Mulyani: Salah Besar

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati