logo


Pemerintah Belum Turunkan Harga BBM, Fadli Zon: Indonesia Memang Beda

Indonesia menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang tak menurunkan harga BBM saat harga minyak mentah anjlok dalam 3 bulan terakhir.

6 Mei 2020 08:15 WIB

Fadli Zon (detik.com)
Fadli Zon (detik.com)

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Harga BBM subsidi dan nonsubsidi belum mengalami penurunan harga hingga saat ini. Padahal, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah meminta para menterinya mengkaji penurunan harga BBM seiring terjunnya harga minyak mentah dunia. Diketahui harga minyak sekarang ini sudah jatuh hingga ke level USD 20 per barel.

Kendati begitu, Indonesia justru menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang tak menurunkan harga BBM saat harga minyak mentah anjlok dalam 3 bulan terakhir.

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengaku pihaknya mempertimbangkan berbagai hal terkait keputusan untuk mempertahankan harga BBM di tengah murahnya harga minyak.


Desak Jokowi Hentikan Kartu Prakerja, Fadli Zon: Banyak Kalangan Sudah Cium Bau Amis Program Ini

Menurutnya, harga minyak dunia masih belum stabil dan memiliki volatilitas yang cukup tinggi, berpotensi turun atau naik lagi. Pemerintah sampai saat ini terus memantau perkembangan harga komoditas itu.

“Selain itu, (pemerintah) juga menunggu pengaruh dari pemotongan produksi OPEC+ (negara produsen minyak mentah) sekitar 9,7 juta barel per hari pada Mei-Juni 2020 dan pemotongan sebesar 7,7 juta barel per hari pada Juli-Desember 2020, serta 5,8 juta barel per hari pada Januari 2021-April 2022,” kata Arifin Tasrif dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI secara daring.

Menanggapi hal ini, anggota DPR RI Fadli Zon memaklumi jika Indonesia tak menurunkan harga BBM seperti negara lain di Asia Tenggara. Bagi dia, negara yang dipimpin Presiden Joko Widodo ini memang berbeda daripada yang lain.

“Indonesia memang beda,” ujar Fadli lewat cuitan Twitternya, @fadlizon, dilihat pada Rabu (6/5).

Sebagaimana dilansir dari globalpetrolprices.com yang mencatat harga bensin RON 95 di seluruh dunia, Singapura sudah menurunkan harga sejak pertengahan Februari dari USD 1,54 per liter menjadi saat ini USD 1,40 per liter. Laos juga sudah memperbarui harga dari USD 1,17 per liter pada pertengahan Februari menjadi USD 1,08 per liter.

Di Thailand, harga bensin RON 95 pada pertengahan Februari masih USD 1,03 per liter dan sekarang tinggal USD 0,76 per liter. Filipina dari USD 0,97 per liter jadi USD 0,79 per liter. Kamboja dari 0,96 per liter kini USD 0,65 per liter.

Vietnam malah menurunkan harga cukup drastis, yaitu dari USD 0,87 per liter pada Februari jadi USD 0,50 per liter. Myanmar sekarang hanya mematok USD 0,37 per liter untuk bensin RON 95, harga yang jauh lebih kecil dari Januari lalu senilai USD 0,68 per liter.

Sedangkan Malaysia saat ini tetap menyandang predikat negara dengan harga BBM termurah di Asia Tenggara. Harga bensin RON 95 di Malaysia beberapa kali turun hingga menjadi USD 0,29 per liter pada April ini.

Sementara Indonesia, masih mempertahankan harga bensin RON 95 di angka USD 0,65 per liter sejak awal Februari sampai sekarang.

Malaysia, Myanmar, dan Vietnam merupakan 3 negara yang mematok harga BBM lebih murah daripada Indonesia. Selain itu, harga bensin Indonesia setara dengan Kamboja. Hanya Thailand, Filipina, Laos, dan Singapura yang harga bensinnya lebih mahal dari Indonesia.

Tuding Lakukan Kekerasan Verbal Virtual kepada Putri AHY, Andi Arief: Denny Siregar Harus Dicari!

Halaman: 
Penulis : Iskandar