logo


3 Cara Mencegah Kelelahan Selama Bulan Ramadan

Kurang tidur bisa jadi salah satu faktor tubuh mudah lelah selama menjalani ibadah Ramadan.

1 Mei 2020 15:16 WIB

tidur
tidur beritagar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Waktu istirahat di malam hari selama bulan Ramadan umumnya akan berkurang karena harus bangun lebih awal untuk sahur. Namun tak sedikit juga yang tidak tidur setelah beribadah sahur.

Jika hal tersebut berulang kali terjadi, bisa jadi tubuh mudah merasa lelah selama menjalani ibadah Ramadan.

Kendati dianggap remeh, ternyata kelelahan sangat tidak baik untuk kesehatan tubuh. Kondisi tersebut bisa menjadi faktor utama timbulnya suatu penyakit.


Penting! Ini Buah yang Cocok Dimakan Saat Sahur dan Buka Puasa

Lantas, bagaimana caranya agar tubuh tetap cukup istirahat demi mencegah kelelahan saat Ramadan. Dilansir dari laman Gulf News dan The National, berikut daftarnya.

Tidur Siang

Meski tak mampu menggantikan waktu istirahat di malam hari, tidur siang setidaknya dapat meningkatkan semangat dan daya pikir usai mengalami kelelahan.

Irshaad Ebrahim selaku Ahli tidur di London Sleep Centre Dubai mengatakan, tidur siang cukup dilakukan 20-30 menit saja. Artinya, kegiatan ini tak hanya bisa dilakukan oleh anak-anak, melainkan para pekerja di kantor juga.

Untuk tempat, Irshaad menyarankan agar menggunakan ruangan yang nyaman dalam mengambil waktu istirahat di siang hari.

"Usahakan tempatnya gelap atau gunakan penutup mata agar tidur nyenyak dan berkualitas," jelasnya.

Hindari Makanan Pemicu Insomnia

Internis sekaligus ahli tidur di Medcare Hospital, Hady Jerdak mengatakan setiap orang sebaiknya tidak mengonsumsi asupan pemicu insomnia, seperti makanan berat, kaya gula, dan kalori pada saat berbuka puasa.

"Hindari juga makanan yang sangat pedas, gorengan, kopi, dan produk yang mengandung kafein karena mengandung stimulan yang dapat mengganggu waktu tidur," jelas Hady.

Buat Jadwal Aktivitas Selama Puasa

Selama bulan puasa, alangkah baiknya membuat daftar kegiatan apa saja yang akan dikerjakan. Misalnya, usai sahur lantas pergi kerja, lalu mengadakan rapat, olahraga, berbuka puasa, dan salat.

Menurut Spesialis Neurologi di Aster Speciality Clinil, Vishal Pawar, aktivitas sebaiknya dilakukan dengan waktu normal dan tak merusak jam tidur. Sehingga, manfaat istirahat bisa diperoleh maksimal.

"Usahakan waktu-waktu yang digunakan tidak melebihi jam normal agar tetap bisa tidur di waktu yang tepat, yakni sekitar pukul 21.00-22.00 setiap malam karena bukan hanya mengatasi kelelahan, namun tidur dengan waktu yang sesuai bisa membantu tubuh menjalankan detoksifikasi alami sehingga racun dapat dibunuh," ujarnya.

Ogah Bau Mulut Selama Puasa? Ini Tipsnya

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex