logo


Bansos Berlabel 'Bantuan Presiden', PDIP: Tidak Ada yang Perlu Dipermasalahkan

Arteria Dahlan menyebut hal yang wajar jika bantuan sosial diberi label 'Bantuan Presiden'.

30 April 2020 11:30 WIB

istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota DPR Fraksi PDIP Arteria Dahlan menyebut hal yang wajar jika bantuan sosial diberi label 'Bantuan Presiden'. Menurutnya, tidak ada yang perlu dipermasalahkan dengan bansos dari Kementerian Sosial tersebut.

"Saya melihat tidak ada masalah, wajar saja ada tulisan 'Bantuan Presiden' yang dibubuhkan di kantong pembungkus bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang diberikan oleh Kementerian Sosial. Tidak ada yang perlu dipermasalahkan dan tidak ada yang salah terkait dengan hal itu," ujar Arteria dalam keterangannya, Kamis (30/4).

Arteria mengatakan bahwa bantuan sosial tersebut tidak ada kaitannya dengan Presiden Joko Widodo secara pribadi.


Pemprov DKI Tunda Berikan Bansos Tahap Kedua, Demokrat: Kasihan Rakyat

"Bahkan kalau dilihat tulisannya dan dilihat dari logonya, itu sangat jelas kaitannya dengan Lembaga Kepresidenan, tidak Presiden Jokowi secara pribadi, apalagi kan ndak tertulis Presiden Jokowi dan foto beliau pun nggak ada," katanya.

Menurut anggota Komisi III DPR ini, sah-sah saja jika dituduh pencintraan. Arteria mengatakan bahwa yang dilarang adalah bantuan pihak swasta diakui milik pemerintah.

"Yang tidak boleh itu apabila ada bantuan swasta, bantuan negara sahabat dan donasi lain di luar APBN diaku-aku sebagai Bantuan Presiden," katanya.

Menurutnya, bansos tersebut bermaksud membangun rasa kepedulian sosial.

"Jadi ini semacam membangun emosional bounding antara presiden dan rakyatnya serta membangun rasa kepedulian sosial saja, tidak lebih dari itu," pungkasnya.

Politikus Gerindra: Lebih Baik Uang Kartu Prakerja Diganti Menjadi BLT

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata