logo


Amankah Imunisasi Anak di Tengah Pandemi Corona? Ini Kata Kemenkes

Imunisasi harus dilakukan dengan ketentuan yang ada

29 April 2020 07:30 WIB

Ilustrasi Imunisasi kepada anak-anak
Ilustrasi Imunisasi kepada anak-anak Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kementerian Kesehatan, drg Vensya Sitohang, MEpid, mengatakan bahwa anak-anak tetap wajib melakukan imunisasi di tengah pandemi corona. Meski demikian imunisasi dilakukan sesuai anjuran pemerintah dengan tetap melakukan jaga jarak fisik atau physical distancing.

"Pelayanan imunisasi harus tetap berjalan, tetapi dengan protokol-protokol pencegahan Covid-19 dengan social dan physical distancing pada waktu pelayanan imunisasinya dijalankan," kata Vensya di webinar online, Selasa (28/4/2020).

dr Vensya menjelaskan bahwa imunisasi penting bagi kesehatan anak. Imunisasi dapat mencegah peyakit, campak, polio, dan hepatitis B. Imunisasi dapat dilakukan di fasilitas kesehatan, puskesmas, atau posyandu.


Apakah Pasien yang Sembuh dari Covid-19 Menjadi Kebal dan Tak Tertular Lagi?

"Karena ketika seoarang anak tidak mendapatkan imunisasi lengkap kita bisa bayangkan anak tersebut akan mudah tertular penyakit, akan menderita sakit, bisa cacat, bahkan bisa meninggal," jelasnya.

Namun apabila kondisi tidak memungkinkan untuk imunisasi. Orang tua bisa menyimpan buku kesehatan ibu dan anak (KIA) dan melakukan imunisasi segera apabila kondisi sudah memungkinkan.

Bayi Lebih Rentan Terpapar Corona, Orang Tua Wajib Waspada

Halaman: 
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex