logo


Pelelangan 'Nakal' BUMN Jadi Penyebab Harga Gula Meroket di Tengah Pandemi Corona

Oknum yang diketahui melakukan pelelangan gula diatas HET akan diberi sanksi

29 April 2020 05:45 WIB

Penjual gula pasir.
Penjual gula pasir. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- PTPN II diketahui telah melanggar ketentuan dari Pemerintah. Pasalnya PTPN II telah melakukan pelalangan 'nakal' produk gula diatas harga eceran tertinggi (HET). Atas tidakan tersebut, kini PTPN II telah disegel menggunakan police line oleh Satgas Pangan Kabereskrim Polri.

Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto mengatakan bahwa lelang tersebut dilakukan diatas HET yaitu Rp 12.500/kg, sehingga harga gula di konsumen bisa tembus Rp 17.000 /kg.

"Berkat kerja sama dengan Satgas Pangan ada penemuan yatu ada pelelangan sebesar Rp 12.900/kg. Nah ini sehingga menimbulkan harga ke distributor Rp 15.000/kg, dan ujungnya di pasaran sekitar Rp 17.000/kg, kurang lebih seperti itu," kata Agus dalam konferensi pers virtual distribusi gula, Selasa (28/4/2020).


Uni Eropa Siapkan Dana 350 juta Euro Bantu ASEAN dalam Penanganan Covid-19

Akibat pelelangan nakal yang dilakukan oleh perusahaan pelat merah tersebut, harga gula melambung tinggi. Padahal di tengah pandemi corona seperti saat ini, perekonomian masyarakat tengah mengalami penurunan.

DPD RI: Keluhan Penyaluran Bansos bagi Korban Corona Tidak Perlu Terjadi

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×