logo


Soal Denda Rp100 Juta untuk Pelanggar Larangan Mudik, Luhut: Untuk Sanksi Lupakan Dululah

Luhut menanggapi soal kabar denda sampai Rp100 juta bagi warga yang nekat mudik.

25 April 2020 13:06 WIB

Luhut Panjaitan
Luhut Panjaitan BeritaCAS

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, menanggapi soal kabar denda sampai Rp100 juta bagi warga yang nekat mudik.

Luhut menyerhakan masalah sanksi bagi warga yang nekat mudik kepada pihak kepolisian.

“Untuk sanksi lupakan dululah, soal ini tadi sudah disampaikan oleh pak Dirlantas Polda Metro, bahwa sanksi terberat suruh putar balik, kita serahkan sepenuhnya kepada kepolisian,” kata Luhut saat mengecek langsung cek point di KM 33 exit Gerbang Tol Cikarang Barat seperti dilansir dari situs NTMC, Sabtu (25/4).


Kritik Penanganan Covid-19 di RI, Faisal Basri: Siapa Komandannya, Luhut?

Luhut mengatakan bahwa pemerintah berupaya agar perekonomian tidak berhenti. Maka dari itu, kepolisian tetap menjaga untuk memberikan keleluasaan kepada para industri dan pedagang selama ada larangan mudik.

“Jadi yang dilarang hanya kendaraan pengangkut orang yang hendak mudik, itu intinya,” ujar Luhut.

Sebelumnya, pemerintah berencana menindak tegas para pelanggar larangan mudik.

"Sanksi karena mengacu pada UU Kekarantinaan, UU No 6 Tahun 2018, pasal 93. Sanksi terberat denda Rp 100 juta dan hukuman kurungan 1 tahun. Itu ancaman hukuman yang perlu diingat, ancaman hukuman," kata Staf Ahli Bidang Hukum Kemenhub, Umar Aris, dalam konferensi pers virtual, Kamis (23/4).

Sidak Larangan Mudik di Hari Pertama, Luhut: Masih Ada yang Kurang

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata
 
×
×