logo


WHO Peringatkan Negara Afrika Soal Wabah Malaria di Tengah Pandemi Covid-19

Direktur WHO kawasan Afrika, Matshidiso Moeti menyebut jumlah kasus dan angka kematian akibat wabah Malaria tahun ini bisa berlipat ganda daripada tahun sebelumnya, akibat Covid-19

24 April 2020 15:53 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi. lineseo

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah memperingatkan bahwa jumlah kematian akibat malaria sejumlah negara di benua Afrika bisa berlipat hingga mencapai 769 ribu di tengah pandemi Covid-19.

Pada Kamis (23/4) kemarin, kawasan tersebut telah melaporkan setidaknya 26 ribu kasus Covid-19 tambahan dimana 7 ribu pasien telah pulih sementara hampir 1250 lainnya meninggal dunia.

Direktur WHO kawasan Afrika, Matshidiso Moeti, mendesak semua negara di wilayah sub-sahara tersebut untuk memastikan pencegahan penyakit malaria terus dilakukan selama pandemi Covid-19.


Mengakses Data Pelacakan Covid-19 adalah Hal yang Ilegal di Australia

"Analisa terbaru menunjukkan bahwa kematian akibat malaria di sub-Sahara Afrika bisa saja berlipat ganda jika dibandingkan dengan tahun 2018," katanya, seperti dikutip Al Jazeera pada Jumat (24/4).

Pada tahun 2018, ada setidaknya 213 juta kasus malaria yang ada di kawasan Afrika, dimana 360 ribu diantaranya berakhir dengan kematian. Seperti diketahui, wilayah Afrika merupakan wilayah pusat penyakit malaria dengan 95 persen kasus di dunia terjadi disana.

Lembaga Kesehatan Internasional tersebut meminta semua negara di Afrika untuk mendistribusikan alat pencegahan dan penanganan malaria sesegera mungkin, sebelum mereka nantinya kewalahan dengan peningkatan jumlah kasus akibat virus Covid-19.

"Negara-negara di kawasan saat ini masih memiliki kesempatan terakhir untuk meminimalisir dampak wabah malaria di tengah pandemi Covid-19," jelas pernyataan tertulis WHO.

Peneliti AS Sebut Virus Covid-19 Cepat Mati saat Terkena Sinar Matahari Langsung

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×