logo


Menlu AS Tuduh Beijing Sengaja Lenyapkan Sampel Virus Covid-19

"Partai Komunis China juga belum membagikan sampel virus yang mereka kumpulkan dari dalam wilayah China untuk diperbandingkan dengan sampel virus Covid-19 yang ada di luar China," kata Pompeo

23 April 2020 13:22 WIB

Sekretaris Negara AS Mike Pompeo
Sekretaris Negara AS Mike Pompeo istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo, pada Rabu (22/4), menuduh Beijing telah melenyapkan sampel virus Covid-19 yang dikumpulkan selama masa-masa awal terjadinya wabah di China. Ia juga meminta Otoritas China untuk segera mengungkapkan data sebenarnya tentang virus Covid-19 untuk membantu negara lain dalam menangani wabah tersebut.

"Kami sangat percaya bahwa Partai Komunis China tidak melaporkan wabah virus Corona jenis baru tersebut secara runtut kepada WHO," kata Pompeo di Washington, dilansir dari South China Morning Post pada Kamis (23/4).

"Bahkan Pemerintah China juga tidak membagikan semua informasi data yang mereka punya terkait virus tersebut," tambahnya.


Buka Kembali Ekonomi di Tengah Pandemi, Pakar Sebut Trump Tak Punya Empati

Pompeo juga menuding otoritas China telah menutupi beberapa fakta terkait dengan seberapa berbahayanya virus tersebut kepada manusia dan bagaimana virus tersebut berpindah.

"Partai Komunis China juga belum membagikan sampel virus yang mereka kumpulkan dari dalam wilayah China untuk diperbandingkan dengan sampel virus Covid-19 yang ada di luar China, sehingga pelacakan evolusi penyakit ini mustahil untuk dilakukan," kata Pompeo.

Menanggapi tudingan tersebut, Kedutaan Besar China di Washington langsung mengirimkan timeline interaksi antara Beijing dengan otoritas kesehatan AS mengenai penyebaran virus Covid-19.

"China mulai menginformasikan kepada AS adanya wabah pnemuoia dan langkah penanganannya pada 3 Januari. Ma Xiowei, Kepala Komisi Kesehatan China juga telah berbincang dengan Menteri Kesehatan AS Alex Azar tentang hal senada pada 27 Januari lalu," tulis pernyataan Kedubes China.

WHO: Virus Covid-19 akan Bersama Kita dalam Waktu yang Lama

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia