logo


Peneliti LIPI : Proses Terpilihnya Ruangguru Bukan Proses yang Tiba-tiba

Polemik di lingkaran istana yang disebabkan oleh perilaku stafsus millenial Presiden RI masih saja terjadi.

23 April 2020 12:11 WIB

Peneliti Lipi : Firman Noor

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Polemik di lingkaran istana yang disebabkan oleh perilaku stafsus millenial Presiden RI masih saja terjadi. Terakhir yang menjadi sorotan adalah vendor penyedia jasa pelatihan itu adalah Ruangguru, perusahaan yang dimiliki oleh salah satu stafsus Presiden RI, Adamas Belva Syah Devara yang dinilai sarat dengan konflik kepentingan.

Menyikapi hal itu, Adamas Belva Syah Delvara memutuskan mengundurkan diri dari posisi stafsus presiden RI yang diumumkannya melalui Instagram.

Kepala Pusat Penelitian Politik LIPI, Firman Noor menilai apa yang terjadi pada stafsus Presiden RI ini merupakan tindakan-tindakan yang berbau Kolusi dan Nepotisme.


Tak Perlu Hangout, Stafsus Milenial Jokowi: Generasi Milenial Adalah Penular Corona Terbesar

Menurutnya hal ini disinyalir karena dalam proses perekrutannya sendiri tidak didasarkan pada kapabilitas dan integritas kebangsaan.

"Jadi ini milenial bagi Jokowi. Akhirnya jatuh pada masalah sekadar mencari popularitas dan sekadar untuk aspek politik pencitraan," kata Firman di Jakarta, Kamis (23/4/2020).

Dalam hal ini, Firman mengapresiasi langkah Adamas Belva Syah Delvara yang memutuskan untuk mundur dari posisi stafsus presiden tersebut.

Baginya hal itu merupakan langkah yang gentleman dan berharap itu jadi pembelajaran bagi kita semua. Namun, Firman meyakini proses terpilihnya Ruang Guru bukan proses yang tiba-tiba.

“Musykil rasanya tidak diketahui oleh stafsus. Seandainya sejak awal Adamas menyetopnya proses yang akhirnya membawa terpilihnya Ruangguru tentu akan lebih elegan,” pungkasnya.

Stafsus Presiden Minta Generasi Milenial Tak Remehkan Covid-19

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar