logo


Satelit Militer Pertama Iran Berhasil Mengorbit di Tengah Ketegangan Hubungan dengan Amerika

"Ini adalah perang psikis (urat-syaraf) untuk mengirimkan pesan dan mengatakan 'kami siap untuk menghalau semua serangan'," kata Hisham Jaber

22 April 2020 18:53 WIB

Ilustrasi peluncuran satelit
Ilustrasi peluncuran satelit istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pasukan Revolusi Iran menyatakan pada Rabu (22/4) bahwa satelit militer pertama negara tersebut berhasil diluncurkan dan mencapai orbit, ditengah ketegangan yang terjadi antara Iran dan Amerika Serikat terkait program misil dan nuklir.

Pihak AS sendiri pernah mengatakan bahwa mereka takut teknologi rudal balistik jarak jauh yang digunakan untuk meluncurkan satelit menuju orbit tersebut juga digunakan untuk meluncurkan rudal nuklir. Anggapan tersebut lansung mendapat bantahan dari Teheran. Mereka mengklaim peluncuran satelit tersebut tidak terkait dengan pengembangan senjata nuklir.

"Satelit militer Iran, Noor, diluncurkan pagi ini dari gurun Iran. Peluncuran tersebut berhasil dan satelit telah mencapai orbit," tulis pemerintahan Iran yang disiarkan dalam televisi dilansir dari Reuters pada Rabu (22/4).


Belanda Perpanjang Kebijakan Pembatasan Hingga 1 September 2020

Satelit yang diberi nama Noor yang berarti cahaya tersebut mengorbit 425 km diatas permukaan bumi.

Meskipun peluncuran satelit militer Iran dilakukan ditengah ketegangan hubungan dengan AS, pakar menyebut Iran dan AS saat ini tidak sedang merencanakan perang konfensional.

"Ini adalah perang psikis (urat-syaraf) untuk mengirimkan pesan dan mengatakan 'kami siap untuk menghalau semua serangan'," kata Hisham Jaber, seorang analis sekaligus mantan tentara Lebanon berpangkat Brigjen kepada Reuters.

"Tidak ada perang, Tidak ada satupun yang siap untuk menangani dampak yang ditimbulkan akibat perang, tidak ada satu pun yang siap, termasuk Amerika Serikat atau pun Iran," jelasnya.

Media Korut Bungkam Soal Kondisi Kim Jong-un, Donald Trump: Saya Berharap Dia Baik-baik Saja

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia