logo


Belva Devara Mundur dari Stafsus Jokowi, Fadli Zon: Sekalian dari Proyeknya

Belva mundur karena tak ingin memecah konsentrasi pemerintah dalam menangani Covid-19

22 April 2020 08:38 WIB

Fadli Zon.
Fadli Zon. JITUNEWS/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM - CEO Ruang Guru Belva Devara telah mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Staf Khusus Presiden. Ia mengajukan surat itu kepada Presiden Joko Widodo sejak 15 April 2020 pekan lalu, dan disampaikan langsung ke presiden per 17 April 2020.

"Saya mengambil keputusan yang berat ini karena saya tidak ingin membuat polemik mengenai asumsi atau persepsi publik yang bervariasi tentang posisi saya sebagai staf khusus Presiden menjadi berkepanjangan," ujar Belva melalui akun Instagramnya, seperti dilihat jitunews.com pada Selasa (21/4).

Belva mengaku tak ingin memecah konsentrasi pemerintah dalam menghadapi persoalan pandemi covid-19.


RI Dinilai Telat Tangani Covid-19, Luhut Membela, "Semua Waktunya Kita Pas kan"

Menanggapi hal ini, anggota DPR RI Fraksi Gerindra mengatakan bahwa Belva sebaiknya harus mundur juga dari proyek Kartu Prakerja.

“Sekalian harus mundur dari proyeknya,” ujar Fadli, seperti dikutip dari Twitternya pada Rabu (22/4).

Seperti diketahui, pengunduran diri tersebut tak lepas dari isu seputar program Kartu Prakerja. Ruangguru menjadi salah satu platform yang terpilih untuk melaksanakan program kartu sakti itu.

Belva menjelaskan, sebagaimana yang dipaparkan Kementerian Koordinator Perekonomian dan Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja (PMO), proses verifikasi semua mitra Kartu Prakerja sudah berjalan sesuai aturan yang berlaku. Sehingga, tidak ada keterlibatan pihak yang memicu konflik kepentingan.

Mundur dari Stafsus Jokowi, Belva Devara Tak Ingin Konsentrasi Pemerintah Terpecah

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×