logo


Susi Beri Saran Erick Thohir Cara Mudah Berantas Mafia Impor

Susi menanggapi pernyataan Erick Thohir yang ingin menekan impor alat kesehatan

21 April 2020 20:30 WIB

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Jitunews/Latiko Aldilla DIrga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, ingin menekan impor alat kesehatan. Erick tidak ingin Indonesia mengimpor alat kesehatan, karena mafia untuk memanfaatkan peluang tersebut.

Hal tersebut mendapat tanggapan dari mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. Susi mengatakan bahwa pemerintah bisa mudah memberantas mafia impor jika Departemen Perdagangan ditiadakan.

"Pemerintah/ Pak Erick Thohir bisa lebih mudah memberantas mafia impor, kalau Departemen Perdagangan ditiadakan saja. Juga Perindustrian. Jadikan kedirektoratan di deplu. Semua akan lebih mudah dan murah. Mohon maaf kalau tidak berkenan," ujar Susi melalui akun Twitternya yang dilihat Jitunews pada Selasa (21/4).


Dicopot dari Komut Pelindo I, Refly Harun: Saya Izin Berada di Garis Luar untuk Jadi Peniup Peluit

 

Sebelumnya, Erick mengatakan ingin menekan impor alat kesehatan dengan cara BUMN yang membuatnya.

"Saya mohon maaf kalau menyinggung beberapa pihak, janganlah negara kita yang besar ini selalu terjebak praktik-praktik yang kotor, sehingga tadi, alat kesehatan musti impor, bahan baku musti impor," kata Erick melalui live streaming di akun Instagram miliknya, Kamis (16/4/2020).

Menurutnya, melakukan impor alat kesehatan dari luar negeri akan dimanfaatkan bagi para mafia.

"Kalau kita tidak gotong-royong, tidak bangun bangsa kita dengan diri sendiri, memang bangsa lain peduli? Kita yang harus peduli pada bangsa kita. Jangan semua ujung-ujungnya duit terus, dagang terus, akhirnya kita terjebak short term policy. (Impor alat kesehatan) Didominasi mafia, trader-trader itu, kita harus lawan dan ini Pak Jokowi punya keberpihakan itu," tegasnya.

Erick Thohir Copot Refly Harun, PA 212: Eh Salah Copot, Mestinya Ahok

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata