logo


Arsenal Bakal Potong Gaji Pemain, Ini Alasan Ozil Masih Belum Mau Setuju

"Saya tidak tahu apakah kompetisi liga benar-benar akan dilanjutkan, dan apakah klub juga mendapat bayaran dari sponsor dan dari siaran televisi," kata Agen Mesut Ozil, Dr Erkut Sogut

21 April 2020 15:12 WIB

Mesut Ozil
Mesut Ozil Metro.co.uk

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Klub Liga Premier Inggris, Arsenal, pada Senin (20/4), menyatakan akan memotong gaji gaji sang manajer, Mikel Arteta, dan pemain skuat utama untuk menyelamatkan kondisi keuangan klub karena terdampak wabah virus Corona Covid-19. Kendati demikian, masih ada sejumlah pemain yang belum memutuskan apakah mereka akan menyetujui kebijakan tersebut.

Sang playmaker, Mesut Ozil, dilaporkan menjadi salah satu dari beberapa pemain skuat utama The Gunners yang belum menyetujui kebijakan tersebut. Gaji sebesar 18.2 juta poundsterling per tahun yang ia terima nantinya akan dipotong sebesar 2.3 juta poundsterling.

Hal itu membuat pihak manajemen Arsenal mempertimbangan kembali apakah mereka akan tetap mempertahankan pemain berpaspor Jerman tersebut.


Tak Ada Liga Champions bagi Atletico Madrid Musim Depan, Jika La Liga Tak Dilanjutkan

Ozil sendiri sejauh ini masih mengkaji seberapa buruk wabah tersebut berimbas kepada keuangan tim sebelum memutuskan untuk menyetujui pemotongan gaji. Ia juga telah menjelaskan bahwa nantinya ia akan menghargai keputusan yang juga diambil oleh rekan-rekan sesama pemain lainnya.

Saat dimintai keterangan oleh awak media, Agen Ozil, Dr Erkut Sogut, menolak untuk berkomentar lebih jauh terkait hal tersebut.

"Saya tidak akan menyarankan (kepada Ozil) untuk setuju dengan pemotongan gaji tersebut hari ini karena saya tidak tahu apakah kompetisi liga benar-benar akan dilanjutkan, dan apakah klub juga mendapat bayaran dari sponsor dan dari siaran televisi," katanya dilansir dari The Sun pada Selasa (21/4).

Menurut sejumlah laporan, tim yang bermarkas di London tersebut akan mengembalikan 12.5 persen gaji yang dipotong kepada para pemain secara utuh jika mereka berhasil lolos Liga Champions dalam dua musim selanjutnya. Para staf akan menerima kembali 7.5 persen jika Arsenal berhasil lolos Liga Europa. Namun, gaji mereka tak akan kembali jika Arsenal gagal lolos dua kompetisi level Eropa tersebut.

3 Alasan Kuat Solskjaer Tak Jadi Boyong Harry Kane ke Old Trafford

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia