logo


Corona Bisa Ditularkan Lewat Kentut? Ini Kata LIPI

Sugiyono Saputra membenarkan jika mikroorganisme bisa keluar dari tubuh manusia lewat saluran cerna, salah satunya saat kentut.

21 April 2020 08:10 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi. shutterstock

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Seorang dokter asal Australia, Andy Tagg telah memberikan pernyataan yang menghebohkan tentang virus corona. Pasalnya, ia menyebut jika penularan Covid-19 dapat terjadi melalui kentut.

Menanggapi hal itu, peneliti bidang mikrobiologi Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia (LIPI) Sugiyono Saputra mengatakan bahwa mikroorganisme bisa keluar dari tubuh manusia lewat saluran cerna, salah satunya saat kentut.

Menurutnya, penelitian membuktikan jika mikroorganisme keluar saat proses pelepasan gas dari sistem pencernaan.


PSBB Jakarta, Titiek Puspa Minta Pemerintah Tak Terlambat Salurkan Bantuan

"Kentut sebetulnya proses melepaskan gas dari sistem pencernaan melalui anus. Proses tersebut juga ternyata dibarengi dengan release-nya mikroorganisme yang berasal dari saluran cerna, sebagaimana dilaporkan oleh British Medical Journal," ujar Sugiyono, dilansir dari cnnindonesia.com pada Selasa (21/4)

Kendati dilepaskan, Sugiyono menganggap mikroorganisme yang keluar saat kentut tak dapat menyebar apabila seseorang yang kentut mengenakan celana. Dia mengklaim celana dapat berfungsi sebagai tameng untuk menangkal penyebaran mikroorganisme.

"Jadi sebetulnya tidak perlu khawatir tentang itu, asalkan memakai celana, seperti saran Chinese CDC. Sepengetahuan saya, penyakit yang penularannya lewat feses pun belum pernah dilaporkan bisa lewat kentut juga," ujarnya.

Imbas Corona, Siti Badriah Kerap Omeli Sang Suami

Halaman: 
Penulis : Iskandar