logo


Mubadzir, Donasi APD Tak Dipakai Tenaga Medis

IDI mengaku bahwa bantuan APD dari masyarakat tidak sesuai standar

20 April 2020 09:49 WIB

Ketua Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia, Daeng Mohammad Faqih
Ketua Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia, Daeng Mohammad Faqih okezone

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M Faqih mengatakan bahwa bantuan APD (Alat Pelindung Diri) dari masyarakat banyak yang tidak sesuai standar organisasi kesehatan dunia (WHO) sehingga menurutnya tidak efektif untuk melindungi diri dari paparan virus corona.

"Banyak itu pemberian donasi dari kawan-kawan yayasan, pihak swasta, mungkin karena ketidakpahaman, maksudnya baik, niatnya baik, membantu tapi mungkin kurang paham akhirnya memberikan APD yang sebenarnya tidak standar," kata Daeng M Faqih seperti dilansir Kumparan, Minggu (19/4/2020).

Daeng menyebutkan bahwa APD yang tidak standar tersebut tidak bisa mencegah penularan virus corona. Oleh karenanya banyak APD yang tergeletak begitu saja di rumah sakit.


Amien Rais Gugat Perppu Corona Jokowi, Denny Siregar: Mending Istirahat di Rumah

"Karena tidak standar itu kemudian banyak yang tidak dipakai oleh kawan-kawan di rumah sakit," ujarnya.

"Pemerintah juga sudah mengimbau itu kalau memberikan donasi itu diminta untuk mengetahui standar APD yang diberikan karena kalau tidak sesuai standar kasian akhirnya gak dipakai oleh tenaga medis," pungkasnya.

Cegah Penularan Covid-19, Puluhan Nelayan Jalani Isolasi Mandiri di Laut

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati