logo


Covid-19 Membuat Hubungan Inggris dan China Tak Lagi Mesra

"Kami harus menanyakan sebuah pertanyaan yang sulit, yakni tentang bagaimana awal mula penyebaran wabah (sesungguhnya) dan bagaimana cara menghentikannya," kata Dominic Raab

19 April 2020 11:12 WIB

Salah satu sudut Kota London
Salah satu sudut Kota London istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Dominic Raab yang menggantikan peran Perdana Menteri Inggris Borris Johnson untuk sementara waktu menyatakan bahwa wabah Covid-19 membuat hubungan Inggris dan China kini tidak lagi sama.

"Diperlukan kewaspadaan dan tinjauan yang lebih (dalam melakukan kerja sama internasional dengan China) usai virus Corona Covid-19 mewabah secara global," kata Raab dalam sebuah konferensi pers di London pada Kamis (16/4) dikutip dari South China Morning Post pada Minggu (19/4).

Ia mengatakan bahwa meskipun pemerintah China telah menunjukkan kerja sama yang bagus terkait dengan pemulangan pejabat diplomat Inggris dari Wuhan dan pengiriman alat kesehatan selama wabah, namun hal tersebut masih menyisakan pertanyaan yang sulit untuk dijawab, yakni bagaimana virus Covid-19 mulai menyebar.


Salahkan China atas Wabah Covid-19, Trump: Ada Konsekuensi yang Harus Mereka Bayar

"Tak diragukan lagi, kami tidak akan bisa menjalin hubungan seperti sedia kala (dengan China) setelah terjadinya wabah," ujarnya.

"Kami harus menanyakan sebuah pertanyaan yang sulit, yakni tentang bagaimana awal mula penyebaran wabah (sesungguhnya) dan bagaimana cara menghentikannya," lanjutnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh politisi Inggris lainnya, William Hague. Ia menilai bahwa Inggris tidak bisa terus menerus bergantung pada China. Ia bahkan menuding China telah mengkampanyekan informasi yang tidak tepat (tentang virus Corona) sehingga berakibat 'fatal' bagi Inggris.

Sementara itu, pemerintah China melalui kedutaan besarnya mengklaim bahwa tidak ada bukti ilmiah wabah Covid-19 berasal dari China dan hingga kini penyelidikan tentang hal tersebut masih berjalan.

2 Bulan Terombang-ambing di Samudra, 400 Pengungsi Rohingya Berhasil Diselamatkan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia