logo


Anies Perpanjang PSBB, PDIP: Jadi Nakut-nakutin Publik

Menurut politisi PDIP, Anies harusnya mengevaluasi PSBB

18 April 2020 06:07 WIB

Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI-P DKI Jakarta, Gembong Warsono.
Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI-P DKI Jakarta, Gembong Warsono. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Ketua Fraksi PDI Perjuangan Gembong Warsono menyayangkan sikap Gubernur DKI Jakarta yang akan memperpanjang PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar ). Ia beranggapan, Anies harusnya mengevaluasi PSBB yang telah dijalani sebelum memutuskan untuk memperpanjang.

"Ini evaluasi belum, kok sudah disampaikan pada publik mau diperpanjang dan sebagainya. Kan masih ada waktu untuk evaluasi dulu, jangan disampaikan pada publik, akhirnya jadi nakut-nakutin publik," kata Gembong seperti dilansir CNNIndonesia.com, Jumat (17/4/2020).

"Itu akan membuat warga Jakarta tidak tenang, tidak nyaman. Tugas Pak Anies kan harus membuat warga Jakarta tenang, nyaman. Bukan membuat resah," imbuhnya.


Ridwan Kamil: PSBB di Bandung Raya Dimulai Rabu 22 April 2020

Gembong menilai bahwa perpanjangan PSBB belum tentu efektif. Pasalnya, ia menilai bahwa dalam penerapan PSBB saat ini masih banyak peraturan-peraturan yang belum tegas.

"Diperpanjang pun tidak efektif kalau caranya masih seperti ini. Maka hasil (PSBB) sekarang harusnya dievalusi, ditelaah yang mendalam," pungkasnya.

36 Mahasiswa Bethel Positif Corona, Haji Lulung: Tindak Tegas!

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati