logo


Fahira Idris Sebut PSBB Harus Dilakukan Tanpa Menunggu Kasus Covid-19 Meningkat

Fahira Idris berharap Kemenkes mempertimbangkan kembali usulan PSBB sejumlah daerah

15 April 2020 16:30 WIB

Fahira Idris.
Fahira Idris. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Status pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diberlakukan di DKI Jakarta diikuti oleh beberapa wilayah Jabodetabek serta beberapa daerah lain mulai berinisiatif mengajukan permohonan PSBB kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Pengajuan PSBB ini ternyata tidak semua mendapat persetujuan karena dianggap belum memenuhi syarat sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman PSBB.

Anggota DPD RI, Fahira Idris mengungkapkan, status PSBB idealnya juga harusnya bisa menjadi opsi bagi daerah untuk aksi pencegahan Covid-19.


PDP 10.482 Orang, Andi Arief Berharap PSBB Bisa Membendung Penularan

“Artinya persetujuan PSBB tidak harus menunggu sebuah daerah terjadi peningkatan jumlah kasus yang menyebar secara signifikan dan cepat ke beberapa wilayah daerah tersebut,” ujar Fahira di Jakarta, Rabu (15/4/2020).

Fahira menilai inisiatif daerah yang mengajukan PSBB tentu ingin agar upaya dan aksi pencegahan penyebaran Covid-19 yang mereka lakukan punya daya tekan dan daya jangkau yang lebih kuat sehingga lebih efektif dan signifikan.

Oleh karena itu, Fahira Idris berharap, Kemenkes mempertimbangkan kembali usulan PSBB sejumlah daerah yang masih ditangguhkan. Sementara di satu sisi, kepala daerah bisa menjabarkan secara jelas dan gamblang kenapa daerahnya harus berstatus PSBB.

Tak Hanya Ojol, PSBB Juga Bikin 'Angkutan Umum' Nganggur

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Aurora Denata