logo


Beberkan Pemicu Bentrok Polri dan TNI di Papua, IPW: Dari Sewa-menyewa Motor

Bentrok TNI dan Polri di Papua mengakibatkan tiga anggota polri meninggal dunia

13 April 2020 13:53 WIB

Neta S Pane.
Neta S Pane. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Bentrokan anggota TNI dan Polri kembali terulang, kali ini terjadi di Kampung Kasonaweja Distrik Memberamo Raya, Papua pada tanggal 12 April 2020 pukul 07.40 WIT. Pada bentrokan tersebut mengakibatkan tiga anggota Polres Memberamo meninggal dunia serta dua anggota polisi lainnya luka-luka.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S. Pane mengatakan bahwa bentrokan bermula dari salah satu anggota Polres Memberawo yang menyewa motor pada tukang ojek. Tukang ojek tersebut mangkal di dekat Markas Satuan Tugas batalion Infantri 755/Yalet.

"Menurut kronologi yang didapat IPW, pertikaian itu bermula dari sewa-menyewa motor," kata Neta seperti dilansir Tempo, Senin (13/4/2020).


Kabar Gembira! Italia Catat Kematian Corona Terendah Usai Melewati Puncak Wabah

Neta menceritakan kronologi bentrokan yang bermula dari anggota Polres yang akan menyewa motor pada tukang ojek, dimana per jam dibayar Rp 50 ribu. Anggota polres tersebut menyewa motor selama tiga jam, namun setelah dikembalikan hanya membayar Rp 50 ribu saja.

"Dari sanalah kemudian terjadi perselisihan antara tukang ojek dan anggota polisi," ujar Neta.

Ia mengatakan bahwa mulanya anggota Yonif 755 hendak melerai pertikaian tersebut. Namun justru berujung pertikaian antara anggota TNI dan Polri.

Sesalkan Bentrok TNI dan Polri di Papua, PKS: Harusnya Fokus Selamatkan Nyawa

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati