logo


Diminta Tak Nyinyir oleh Andre Rosiade, Ferdinand: Saya Mau Bikin Rame dan Rusuh

Andre mengajak Ferdinand untuk bahu-membahu menangani Covid-19

12 April 2020 13:00 WIB

Indonesia Inside

JAKARTA, JITUNEWS.COM – DKI Jakarta telah resmi memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) demi memutus rantai penyebaran virus corona atau Covid-19. Demi menunjang kebutuhan pokok, Pemprov DKI membagikan paket sembako kepada masyarakat, termasuk sepucuk surat.

Namun surat itu justru menjadi sorotan sejumlah pihak, salah satunya politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean. Ia menyebut anggaran untuk pengadaan surat sebaiknya dialokasikan ke kebutuhan pangan.

“Jika Bantuan itu untuk 1,25 Juta warga, maka jumlah surat juga sebanyak 1,25 juta lembar. Jika 1 Rim kertas A4 80 mg sebanyak 500 lembar, maka dibutuhkan 25 Ribu Rim kertas. Jika 1 Rim Rp.45.000 = Rp.1,125 M ditambah ongkos cetak lumayan juga. Andai dibelikan telor atau mi istant. Hmmm..!!” ujar Ferdinand lewat Twitternya.


Ganjar Siapkan Taman Makam Pahlawan Khusus Bagi Petugas Medis yang Meninggal Akibat Covid-19

Mengetahui hal itu, politisi Partai Gerindra Andre Rosiade meminta kepada Ferdinand agar turut berpartisipasi dalam penanganan Covid-19 ketimbang mengkritisi kebijakan Pemprov DKI.

“Bro bisa berhitung? Jangan sampai nanti orang bertanya bro sekolah dimana? He..he..he. Saran ogut kita semua enggak usah nyinyir. Ayo bahu membahu bantu Pemerintah Daerah maupun Pusat menghadapi Wabah Corona ini,” sahut Andre Rosiade, dilihat jitunews.com pada Minggu (12/4).

Kendati demikian, Ferdinand tak menampik jika dirinya sengaja untuk membuat kegaduhan. “Ngga apa-apa sengaja, saya mau bikin rame dan rusuh,” balas dia.

Kepri Tolak Kedatangan 2000 Turis Asal Australia

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex