logo


Tegas, Semua Pemudik yang Pulang Kampung ke Solo Langsung Dikarantina, Meski Tak Tunjukkan Gejala

"Sekarang Pemkot Solo tidak memberi toleransi lagi. Para pemudik yang ke Solo tidak ada pilihan lain, harus karantina 14 hari di rumah karantina," kata Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo

11 April 2020 16:50 WIB

Walikota Solo F.X Hadi Rudyatmo
Walikota Solo F.X Hadi Rudyatmo istimewa

SOLO, JITUNEWS.COM - Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo menegaskan bahwa pihaknya akan langsung mengkarantina semua pemudik yang pulang kampung ke Kota Solo selama 14 hari, meskipun tak menunjukkan gejala virus Corona Covid-19.

Para pemudik yang datang di terminal, stasiu, maupun bandara akan dijemput kemudian diantar ke sejumlah lokasi karantina, dan akan langsung diperiksa oleh petugas kesehatan.

"Di Graha Wisata Niaga ini untuk pemudik tanpa gejala (COVID-19). Para pemudik yang pulang ke Solo akan dikarantina 14 hari tanpa terkecuali," ujarnya Jumat (10/4).


WHO Bilang Pencabutan Status Karantina Wilayah saat Ini Bisa Picu Gelombang Kedua Wabah Covid-19

"Hingga Kamis sore, sudah ada 70-an orang dalam pemantauan (ODP) pemudik yang kami karantina di Graha Wisata Niaga. Sedangkan ODP bergejala, kami karantina di Dalem Joyokusuman. Sudah ada 3 orang,” katanya.

Langkah tersebut terpaksa diambil menyusul banyaknya pemudik yang tak disiplin dalam melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing. Rudy menegaskan bahwa kebijakan tersebut juga diberlakukan bagi pemudik yang pulang ke Solo dengan menggunakan kendaraan pribadi.

"Sekarang Pemkot Solo tidak memberi toleransi lagi. Para pemudik yang ke Solo tidak ada pilihan lain, harus karantina 14 hari di rumah karantina. Kenapa harus demikian? Karena kita mengantisipasi kemungkinan yang terjelek," tegasnya.

Covid-19 dan Cara Sederhana Mencegahnya

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia