logo


Napi Kembali Berulah Usai Bebas Bersyarat, Ombudsman: Menkumham Tidak Mikir

"Siap-siap makin banyak yang begini. Menkumham tidak mikir setelah dilepaskan dari LP, bagaimana para napi bisa cari kerja menafkahi dirinya di saat kondisi ekonomi melambat drastis di tengah wabah covid-19," tulis Alvin Lie melalui Twitter

9 April 2020 20:24 WIB

Anggota Ombudsman RI Alvin Lie
Anggota Ombudsman RI Alvin Lie ombudsman RI

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Adanya sejumlah napi yang kembali berulah meski baru saja dibebaskan secara bersyarat membuat sejumlah pakar mengkritisi kebijakan Pembebasan Bersyarat yang diteken oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), Yasonna Laoly.

Anggota Ombudsman RI Alvin Lie menilai Menkumham tidak melakukan pengkajian secara matang terkait dengan nasib narapidana di tengah wabah Covid-19 yang jelas membuat sektor perekonomian Indonesia lumpuh.

"Siap-siap makin banyak yang begini. Menkumham tidak mikir setelah dilepaskan dari LP, bagaimana para napi bisa cari kerja menafkahi dirinya di saat kondisi ekonomi melambat drastis di tengah wabah covid-19," tulis Alvin Lie melalui Twitter, Rabu (8/4/2020).


Tak Mau Utang Budi ke Jokowi, Bahar bin Smith Menolak Pembebasan Bersyarat

Sementara itu, Guru Besar Hukum Pidana Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Prof Hibnu Nugroho bahkan meminta Menkumham untuk mengkaji ulang dan menghentikan kebijakan tersebut.

"Kalau dihentikan dulu nanti kan hasilnya kan napi-napi evaluasi, 'oh saya enggak boleh seperti ini', kan gitu. Sudah diberikan suatu kebijakan malah lakukan kejahatan, ini saya kira menjadi perhatian bagi napi yang dibebaskan," ujarnya.

Baru Keluar Napi Kembali Berulah, Kemenkumham Diminta Hentikan Kebijakan Bebas Bersyarat

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia