logo


Fadli Zon Sebut Pemerintahan SBY Jauh Lebih Demokratis dan Dewasa

Fadli Zon setuju dengan pandangan SBY terkait terbitnya telegram Polri yang juga menindak penghina presiden

9 April 2020 15:30 WIB

Wakil Ketua DPR Fadli Zon
Wakil Ketua DPR Fadli Zon dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua Partai Gerindra, Fadli Zon, setuju dengan pandangan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) soal terbitnya telegram Polri yang juga menindak penghina presiden dan pejabat negara dalam situasi wabah virus corona (Covid-19).

Fadli menilai bahwa era pemerintahan SBY lebih demokratis dan dewasa.

"Saya sependapat dengan pandangan bijak P @SBYudhoyono ini. Harus diakui di zaman pemerintahan beliau Indonesia jauh lebih demokratis n dewasa. Tentu banyak kritik, tapi hukum diterapkan relatif proporsional. Sejarah mencatat," ujar Fadli melalui akun Twitternya @fadlizon.


Said Didu Kirim Surat Klarifikasi, Habiburokhman: Nama Baik Luhut Sama Sekali Tidak Tercemar.

Sebelumnya, SBY menanggapi soal terbitnya telegram Polri yang juga menindak penghina presiden dan pejabat negara dalam situasi wabah virus corona (Covid-19).

Menurutnya dalam masa pandemi saat ini ada situasi yang tidak patut terjadi.

"Saya perhatikan beberapa hari terakhir ini justru ada situasi yang tak sepatutnya terjadi. Apa itu? Kembali terjadi ketegangan antara elemen masyarakat dengan para pejabat pemerintah, bahkan disertai dengan ancaman untuk "mempolisikan" warga kita yang salah bicara. Khususnya yang dianggap melakukan penghinaan kepada Presiden dan para pejabat negara," ujar SBY dalam tulisan artikelnya yang diunggah ke akun Facebook, Rabu, (8/4).

SBY meminta masalah tersebut ditangani dengan tepat dan bijak. Menurutnya, jika masalah ini makin menjadi-jadi maka rakyat akan mengalami kesulitan hidup.

"Mumpung ketegangan ini belum meningkat, dengan segala kerendahan hati saya bermohon agar masalah tersebut dapat ditangani dengan tepat dan bijak. Kalau hal ini makin menjadi-jadi, sedih dan malu kita kepada rakyat kita. Rakyat sedang dilanda ketakutan dan juga mengalami kesulitan hidup karena terjadinya wabah korona ini. Juga malu kepada dunia, karena saya amati hal begini tidak terjadi di negara lain," katanya.

SBY Tanggapi Aturan Penghinaan Presiden Saat Pandemi Covid-19

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata