logo


Usai Dikecam Donald Trump, WHO Minta Covid-19 Jangan Dipolitisasi

Donald Trump mengancam akan menghentikan pendanaan AS ke WHO

9 April 2020 06:24 WIB

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus national geographic Indonesia

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan menghentikan pendanaan AS kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Pasalnya menurut Trump, WHO terlalu "China sentris". Hal tersebut ia sampaikan pada Selasa (7/4/2020) waktu setempat.

Menanggapi hal tersebut, Direktut Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa WHO dekat dengan semua negara. Ia pun meminta seluruh negara mengakhiri politisasi karena Covid-19.

"Tolong, persatuan di tingkat nasional, tidak menggunakan poin Covid atau politik. Kedua, solidaritas jujur di tingkat global. Dan kepemimpinan jujur dari AS dan China. Yang paling kuat harus memimpin jalan dan tolong karantina politik Covid," kata Dr Tedros, Rabu (8/4/2020) seperti dilansir laman BBC, Kamis (9/4/2020).


Trump Ancam Potong Dana Bantuan Penanganan Covid-19, WHO: Kami Masih Berada di Fase Akut Pandemi

Sebelumnya, Presiden Trump mengatakan bahwa WHO sangat bias terhadap China terutama selama pengarahanan Satuan Tugas Coronavirus.

"Mereka menyebutnya salah. Mereka benar-benar tidak menghiraukan. Dan kita akan menahan uang yang dihabiskan untuk WHO. Kita akan memegangnya dengan sangat kuat, dan kita akan melihatnya," ujar Trump.

Diketahui, AS merupakan negara dengan penyandang dana terbesar terhadap WHO. Berdasarkan data, AS memberikan kontribusi sebesar 15 persen terhadap keseluruhan anggaran WHO.

Pastikan Fasilitas Wisma Atlet Kemayoran Lancar, Menko PMK: Peran Tenaga Medis yang Paling Utama

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati