logo


Kasus Gagal Bayar Koperasi Indosurya, Wakil Ketua DPR RI Minta Polri Segera Turun Tangan

“Harus ada langkah konkrit kepolsian agar Jangan sampai dana nasabah menguap dan orang orang yang bertanggung jawab keburu melarikan diri,” ujar Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad

8 April 2020 15:23 WIB

Sufmi Dasco Ahmad.
Sufmi Dasco Ahmad. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menegaskan bahwa Polri harus bergerak cepat mengusut kasus gagal bayar Koperasi Indosurya. Dasco menilai ada keanehan dalam kasus tersebut. Menurutnya ada ketidakjelasan kemana dana nasabah senilai lebih Rp 10 T dipergunakan sehingga bisa gagal bayar.

“Harus ada langkah konkrit kepolsian agar Jangan sampai dana nasabah menguap dan orang orang yang bertanggung jawab keburu melarikan diri,” ujar Dasco di Jakarta, Rabu (8/4/2020).

Dasco menambahkan Deputi Bidang Pengawasan Kementerian Koperasi dan UKM juga harus menjelaskan bagaimana pengawasan yang mereka lakukan kepada Koperasi Indosurya selama ini.


Mengejutkan! Hasil Tes Menunjukkan 300 Polisi Positif Corona, Ini Kata Humas Mabes Polri

Politisi Partai Gerindra ini menambahkan belajar dari kasus kasus penyelewenagan dana publik, biasanya ada pola yang mudah dideteksi yaitu skema bisnis yang too good to be true alias terlalu muluk-muluk misalnya dengan bunga atau imbal balik yang terlalu besar.

Dia menyebut apabila gejala tersebut juga ada dalam kasus Indosurya maka Kemenkop sejak awal harusnya bisa meniup peluit peringatan.

Dalam hal ini, Dasco mengatakan bahwa DPR akan terus mengamati perkembangan kasus gagal bayar Koperasi Indosurya.

“DPR akan memonitor kasus ini, dan dalam waktu dekat akan memanggil pihak-pihak terkait agar dana nasabah indosurya bisa diselamatkan,” pungkasnya.

Sektor Pariwisata Hancur Lebur Akibat Wabah, Komisi X DPR RI Desak Pemerintah Genjot Ekonomi Kreatif

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Tino Aditia