logo


Gelombang Kedua, Kasus Covid-19 Tanpa Gejala di China Meningkat

Turis asing yang terinfeksi melonjak, meningkat dua kali lipat dalam 24 jam

8 April 2020 14:19 WIB

The Straits Times

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Peningkatan kasus virus corona tengah dialami China sejak pemerintah membuka karatina kota Wuhan di Provinsi Hubei sejak Januari lalu. Hingga Selasa, 7 April 2020, jumlah total kasus yang dikonfirmasi di Cina daratan mencapai 81.802, termasuk 3.333 kematian.

Penyebaran virus yang disebut gelombang kedua ini meningkat dua kali lipat dalam 24 jam, saat turis asing yang terinfeksi melonjak. Kasus infeksi asimtomatik atau infeksi corona tanpa gejala meningkat empat kali lipat membuat pihak berwenang memperketat tindakan untuk mencegah penularan.

Dilansir dari Reuters, kasus baru yang dikonfirmasi naik menjadi 62 pada Selasa (sebelumnya 32), sekitar 59 merupakan penularan dari turis asing. Menurut Komisi Kesehatan Tiongkok, angka tersebut adalah yang tertinggi sejak 25 Maret.


Minta Pembahasan RUU KUHP Ditunda, Demokrat: Seharusnya DPR dan Pemerintah Fokus Bantu Rakyat Lawan Covid-19

Otoritas kesehatan juga mencatat jumlah kasus asimtomatik mencapai lebih dari empat kali lipat menjadi 137. Ada sekitar 102 pelancong yang masuk ke Negeri Tirai Bambu yang berpotensi memicu peningkatan kasus asimtomatik.

Pemerintah China tidak menghitung kasus tanpa gejala (asimtomatik) sebagai bagian dari penghitungan infeksi virus corona yang dikonfirmasi hingga pasien bergejala seperti demam atau batuk.

Saat ini, China telah memangkas jumlah penerbangan internasional dan menolak hampir masuk semua orang asing demi membendung infeksi dari luar perbatasan. Selain itu, kran wisatawan yang masuk belakangan ini juga diperketat.

Mengatasi kekhawatiran pandemi bangkit kembali, China juga mempertahankan protokol skrining kesehatan yang ketat di dalam negeri.

Aturan Penghinaan Presiden Jadi Sorotan, Ini Kata Kapolri

Halaman: 
Penulis : Iskandar