logo


Imbauan Mudik Tidak Jelas, YLKI: Sikap Ini Justru Jadi Pelecut Masifnya Persebaran Corona

YLKI menyebut pemerintah tidak tegas terkait aturan mudik

8 April 2020 07:24 WIB

Mudik
Mudik Bisnis.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menilai pemerintah masih mementingkan ekonomi di tengah pandemi corona. Misalnya saja, pemerintah tidak memberikan aturan yang tegas terkait aturan mudik.

Pemerintah tidak satu suara terkait aturan mudik. Juru Bicara Presiden Jokowi Fadjroel Rachman mengatakan masyarakat boleh mudik, namun kemudian diralat oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno yang menghimbau tidak mudik.

"Atau bahkan Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyatakan mudik haram, tetapi Presiden Jokowi menyatakan boleh," kata Tulus dalam pernyataannya di Jakarta, Selasa (7/4/2020).


Kritik Menag Terkait Solat Terawih di Rumah, PA 212: Mestinya Tidak Terburu-buru, Terkesan Pesimistis

Tulus mengatakan bahwa tanpa aturan yang tegas maka pengawasan akan sulit dilakukan. Imbasnya masyarakat tetap mudik sehingga penyebaran corona semakin luas dan hal tersebut akan mengancam logistik. Mengingat pemasok logistik berasal dari daerah.

Ia meminta pemerintah bersifat tegas untuk melarang mudik. Jangan terkesan ambigu.

"Sikap semacam ini justru menjadi pelecut untuk makin masifnya persebaran virus corona ke daerah," pungkasnya.

Tetap Sehat Meski di Rumah Saja, Yuk Ikutan Olahrga Online Ini

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati