logo


DPR RI Kembali Bahas RUU Omnibus Law Cipta Kerja, Baidowi: Klaster Ketenagakerjaan akan Dibahas Terakhir

“Baleg pastikan akan menggelar raker dengan pemerintah untuk meminta penjelasan terkait kesiapan dan terkait kondisi terkini akibat covid-19 apakah masih ada perubahan,” kata Wakil Ketua Baleg DPR RI, Achmad Baidowi

7 April 2020 20:00 WIB

Achmad Baidowi
Achmad Baidowi Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Badan Legislatif (Baleg) DPR RI telah menerima penugasan dari Bamus dan Paripurna untuk membahas RUU Cipta Kerja.

“Baleg akan membahas RUU tersebut sesuai meknisme perundang-undangan yakni UU 15/2019 jo UU 12/2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan serta Peraturan DPR tentang Pembentukan UU dan Peraturan DPR tentang Tatib,” ujar Wakil Ketua Baleg DPR RI, Achmad Baidowi di Jakarta, Selasa (7/4/2020).

Menurutnya Rapat Pleno Baleg yang digelar secara terbuka pada hari ini telah menyepakati jadwal pembahasan yang sifatnya nanti tentatif.


DPR Nilai Pemerintah Lambat dan Plin-plan Atasi Covid-19

“Baleg pastikan akan menggelar raker dengan pemerintah untuk meminta penjelasan terkait kesiapan dan terkait kondisi terkini akibat covid-19 apakah masih ada perubahan,” tuturnya.

Baidowi menambahkan bahwa Baleg juga sepakat untuk terlebih dahulu menggelar uji publik melalui RDPU sesuai dengan klaster. Dimana para stakeholder diundang termasuk dari pakar ekonomi maupun pakar hukum.

Sedangkan penyusunam DIM Fraksi menunggu masukan dari publik ataupun yang sudah siap bisa diajukan terlebih dahulu dengan prinsip fleksibel yakni bisa diubah sesuai dinamika.

“Baleg juga sepakat untuk terlebih dahulu membahas klaster-klaster yang tidak terlalu menimbulkan polemik, sedangkan untuk klaster ketenagakerjaan akan dibahas terakhir,” pungkasnya.

Buruh Ancam Lakukan Aksi Besar-besaran Jika DPR Bahas RUU Omnibus Law di Tengah Wabah Covid-19

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Tino Aditia