logo


Kritisi Fasilitas Kesehatan Wisma Atlet Kemayoran, Ibas Minta BUMN Hentikan Proyek Strategis yang Tak Perlu

"Kalau Wisma Atlet saja yang terdekat dengan Jakarta fasilitas perawatanya, fasilitas kesehatanya terhambat bagaimana Rumah Sakit BUMN lainya?” kata Ketua Fraksi Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono

7 April 2020 19:45 WIB

Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas).
Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas). demokrat.or.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Fraksi Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono mengingatkan kepada Kementrian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menunda sementara proyek-proyek strategis yang tidak diperlukan.

Menurutnya BUMN juga ada fasilitasi Rumah Sakit dan ada 35 rumah sakit BUMN, sebaiknya itu yang dijadikan Pilot Project.

“Jangan sampai kita mendengar banyak sekali komplain Masyarakat terkait dengan Wisma Atlet. Kalau Wisma Atlet saja yang terdekat dengan Jakarta fasilitas perawatanya, fasilitas kesehatanya terhambat bagaimana Rumah Sakit BUMN lainya?” ujarnya di Jakarta, Selasa (7/4/2020).


Pangdam Jaya: Skenario Terburuk adalah Bisa Mencapai 6.000 Sampai 8.000 Orang Positif (Covid-19)

Pria yang akrab disapa Ibas ini mendorong BUMN agar bisa bekerja sama dengan Laboratorium-laboratorium.

Ibas menegaskan, Fraksi Partai Demokrat juga memandang BUMN tidak hanya yang berkaitan dengan kesehatanya saja, tetapi BUMN juga harus hadir untuk memastikan ketersediaan LPG, Gas, BBM, listrik dan Koneksi Internet.

“Sebagai wakil rakyat kami juga sejalan dengan apa yang disampaikan Presiden dan pemerintah Social Safety Net harus disiapkan dengan baik, BLT bisa juga melalui Himbara (Himpunan Bank Milik Negara),” pungkasnya.

 

Erick Thohir Minta Proyek-proyek BUMN Tetap Jalan di Tengah Wabah, Untuk Apa?

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Tino Aditia