logo


Penyemprotan Disinfektan Dinilai Konyol, Ferdinand: Maju Terus Indonesia, Jangan Terlalu Mau Diatur WHO

Ferdinand mendorong warga Indonesia untuk terus memerangi penyebaran virus corona

7 April 2020 16:45 WIB

Surat Rakyat

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Demi menghindari penyebaran virus corona (Covid-19) warga Indonesia melakukan penyemprotan disinfektan di tiap rumah dan juga jalanan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menilai hal tersebut adalah cara yang konyol. Dilansir dari Reuters, Kepala Jaringan Wabah dan Tanggap Darurat Global WHO, Dale Fisher menilai penyemprotan jalanan dengan disinfektan memiliki risiko.

"Itu adalah sebuah gambaran konyol di banyak negara," kata Fisher.


Merawat Pasien Covid-19 Tanpa APD, Perawat 23 Tahun Ini Akhirnya Meninggal Dunia

"Saya tidak percaya itu bisa berkontribusi apapun untuk merespons (COVID-19) dan bisa beracun bagi masyarakat. Virus itu tidak akan bertahan lama di lingkungan dan orang-orang pada umumnya juga tidak menyentuh permukaan (tanah/jalanan)," kata Fisher.

Pernyataan dari WHO mendapat tanggapan dari Politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean. Ferdinand mendorong warga Indonesia untuk terus memerangi penyebaran virus corona. Ferdinand juga menyinggung pernyataan dari WHO mengenai masker.

"Jalan terus Indonesia, jangan terlalu mau diatur oleh WHO. Kita ikuti regulasinya tapi kita berhak lakukan yang perlu kita lakukan. Dulu juga WHO bilang masker hanya untuk yang sakit hingga pejabat kita banyak dicela krn bicara sama. Skrg WHO bilang semua wajib masker," ujar Ferdinand melalui akun Twitternya @FerdinandHaean2, Selasa (7/4).

Ingat! Masuk Kota Ini Wajib Pakai Masker, Siap-siap Didenda Bagi yang Bandel

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex