logo


DKI Jakarta Terapkan PSBB, Akankah Operasional Kendaraan Pribadi Juga Dibatasi?

"Belum ada instruksi lanjutan untuk sektor transportasi," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo

7 April 2020 15:26 WIB

Jalan Jenderal Sudirman-Thamrin, Jakarta
Jalan Jenderal Sudirman-Thamrin, Jakarta liputan6.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah resmi memberlakukan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna mencegah penularan virus Corona atau Covid-19. Penerapan status tersebut tentunya membuat operasional kendaraan umum maupun pribadi akan dibatasi.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, DKI Jakarta selama ini sebenarnya sudah menerapkan PSBB seperti yang diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2020 tentang PSBB dan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman PSBB. Namun hanya diberlakukan terhadap moda transportasi umum seperti Transjakarta, MRT dan LRT.

"Dengan adanya status PSBB, Pemprov DKI mempunyai kewenangan yang kuat untuk membatasi operasional kendaraan pribadi," kata Syafrin saat dihubungi wartawan, Selasa (7/4).


Resmi! Terawan Setujui Status 'PSBB' DKI Jakarta

Syafrin sejauh ini masih menunggu arahan lanjutan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait hal tersebut.

"Belum ada instruksi lanjutan untuk sektor transportasi," katanya.

Selain mengajukan penetapan PSBB terhadap Pemprov DKI, lanjut Syafrin, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengajukan usulan agar kebijakan PSBB juga diterapkan secara terintegrasi dengan wilayah Jabodetabek lainnya.

"Penetapannya seharusnya tetap dalam tataran kota megapolitan Jabodetabek. Jadi greater Jakarta yang harus dilihat, bukan Jakarta. Kita menyarankan kalau bisa penetapannya Jabodetabek. Kita itu yang kita harapkan diterbitkan," pungkasnya.

Pemerintah Tetapkan Status PSBB di DKI Jakarta, Saleh Harap Bisa Memutus Mata Rantai Covid-19

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×