logo


Pemerintah Tetapkan Status PSBB di DKI Jakarta, Saleh Harap Bisa Memutus Mata Rantai Covid-19

Saleh mengapresiasi langkah pemerintah menetapkan status PSBB di DKI Jakarta.

7 April 2020 15:00 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay.
Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay.

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay mengapresiasi langkah pemerintah menetapkan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta.

“Penerapan ini diharapkan dapat mempercepat pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19. Agar bisa berjalan efektif, segala hal yang berkaitan harus dipersiapkan secara baik,” ujarnya di Jakarta, Selasa (7/4/2020).

Saleh mengatakan pemerintah harus benar-benar menegakkan aturan secara tegas dan konsisten. Masyarakat tidak boleh lagi berkumpul dan berkerumun di suatu tempat tertentu. Bahkan, jika memungkinkan, seluruh masyarakat diminta berdiam diri di dalam rumah. Tidak boleh keluar kecuali ada urusan yang sangat penting dan mendesak.


Fadli Zon: Apa Hubungannya Memerangi Covid-19 dengan Menerbitkan Aturan Penghinaan Jokowi

“Aparat keamanan harus bisa memberikan sanksi bagi yang melanggar. Sanksi yang diterapkan harus bisa membawa efek jera dan meningkatkan ketaatan masyarakat. Namun demikian harus dipastikan bahwa penegakan sanksi tersebut harus dengan pendekatan humanistik, bukan represif,” tuturnya.

Kedua, pintu masuk dan keluar DKI harus dijaga. Mobilitas orang harus betul-betul dibatasi. Kalaupun ada yang keluar masuk harus dipastikan semuanya yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan warga DKI. Termasuk kebutuhan pangan, energi, komunikasi, dan bahan-bahan pokok lainnya.

Penting Bagi Rakyat, Jokowi Tekankan Bansos Harus Tepat Sasaran

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Aurora Denata
 
×
×