logo


GMKI: Said Didu dan Faisal Basri Menyesatkan dan Tidak Berdampak Positif dalam Penanganan Covid-19

GMKI meminta tindakan memperkeruh suasana di tengah pandemi Covid-19 sebaiknya disudahi

7 April 2020 13:30 WIB

Said Didu.
Said Didu. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) mengajak seluruh masyarakat agar fokus terhadap penanggulangan virus corona atau Covid-19 di Indonesia daripada saling hujat via media sosial.

Hal ini menyusul pernyataan eks Staf Khusus Menteri ESDM, Muhammad Said Didu dan ekonom Faisal Basri terkait Menteri Koordinator Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan yang disebut hanya membuat gaduh saja.

"Pernyataan Said Didu dan Faisal Basri terkait Menteri Koordinator Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan hanya memperkeruh suasana, menyesatkan masyarakat, dan tidak berdampak positif terhadap upaya pencegahan dan penanganan Wabah Covid-19," kata Ketua Bidang Aksi dan Pelayanan, Pengurus Pusat GMKI, E.F Pranoto, dilansir dari Tagar, Selasa (7/4).


Pemerintah Dinilai Sedang Dilema Soal WFH di Tengah Pandemi Covid-19

Pranoto meminta tindakan memperkeruh suasana di tengah pandemi Covid-19 sebaiknya disudahi. GMKI berharap para tokoh politik tidak lagi saling serang.

"Covid-19 ini merupakan musibah kita bersama, sehingga hari ini yang kita butuhkan adalah persatuan Indonesia, solidaritas seluruh anak bangsa," ujarnya.

Jika pun ingin mengkritik pemerintah, lanjut Pranoto, sudah seharusnya dibarengi dengan data penunjang yang akurat sehingga dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Bukan karena subjektifitas dan memberikan informasi yang menyesatkan (hoaks)," jelasnya.

Fadli Zon: Apa Hubungannya Memerangi Covid-19 dengan Menerbitkan Aturan Penghinaan Jokowi

Halaman: 
Penulis : Iskandar