logo


Cegah Corona, PKS Desak Pemerintah Gelar Tobat dan Dzikir Nasional

Politisi PKS sebut corona bukan hanya persoalan kesehatan tapi juga psikologi

7 April 2020 04:47 WIB

Massa pendemo Aksi 4 November berdoa bersama usai melakukan Solat Ashar berjamaah di kawasan Bundaran Air Mancur Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (4/11/2016).
Massa pendemo Aksi 4 November berdoa bersama usai melakukan Solat Ashar berjamaah di kawasan Bundaran Air Mancur Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (4/11/2016). Jitunews/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bukhori Yusuf mengusulkan kepada pemerintah agar menggelar acara zikir dan tobat bersama. Menurutnya, corona tidak hanya masalah kesehatan saja, namun juga masalah psikologi.

"Oleh karena itu, kami menyarankan Pak Ketua Gugus Tugas, selain ada upaya-upaya berkenaan dengan protokol (kesehatan), tidak ada salahnya kita mengadakan semacam satu tobat dan zikir nasional," kata Yusuf dalam Rapat Kerja Komisi VIII bersama Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo secara virtual, Senin (6/4/2020).

Yusuf juga mengusulkan agar Wapres Ma'ruf Amin yang memimpin zikir nasional. Selain sebagai seorang pemimpin, ia juga menilai Ma'ruf Amin adalah sosok ulama besar di Indonesia.


Jokowi Bicara 10 Negara Kasus Covid-19 Terbanyak, Rachland: Mencari Hiburan dari Malapetaka Pandemi?

"Dengan demikian, kata dia, zikir bersama ini bisa menggaungkan dan melahirkan sebuah psikologi massa yang sangat dahsyat dan diyakini akan melahirkan kekuatan dahsyat pula," ujar Yusuf.

"Di sini nutrisi yang bersifat spritual sangat penting," pungkasnya.

Jumlah Kasus Positif Covid-19 Ibarat Fenomena Gunung Es

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex