logo


Pemilihan Wagub DKI Dilakukan Hari Ini, PKS Kesal: Ini Cenderung Mengada-ada

PKS tak setuju pemilihan Wagub DKI digelar ditengah pandemi corona

6 April 2020 08:53 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta, Mohammad Arifin menilai sidang paripurna pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang rencananya dilakukan hari ini Senin (6/4/2020) terlalu dipaksakan. Pasalnya pemilihan dilaksanakan ditengah pandemi corona, dimana orang dilarang membuat perkumpulan.

"Iya jelas ada unsur pemaksaan. Jadi kalau memang menghindari supaya tidak ada pengumpulan banyak orang, ya diundur paripurnanya sesuai dengan masa tanggap darurat corona itu yang sampai tanggal 19 April," kata Mohammad Arifin saat dihubungi di Jakarta, Minggu (5/4/2020).

"Jadi bukan di-setting segala macam paripurnanya sampai kemudian berjalan tidak sesuai dengan Tatib. Ini cenderung mengada-ada," tambahnya.


Anies Terbitkan Memo Wajibkan Penumpang Transportasi Umum Gunakan Masker

Arifin mengaku sudah menghubungi Panlih terkait penyelenggaraan pemilihan wagub DKI agar ditunda sampai masa darurat corona selesai. Namun Panlih tetap menyelenggarakan seperti rencana awal.

"Kami sudah koordinasi dengan Panlih, Pak Achmad Yani, jadi kita harusnya protes karena itu tidak sesuai dengan Tatib. Jadi paripurna itu harus menggunakan mekanismenya sesuai dengan Tatib. Yang namanya paripurna itu kan harus dihadiri secara fisik, disamping juga ada absen. Itu aja udah banyak pengumpulan orang," pungkasnya.

Meski Diimbau Tak Buat Kerumunan, Pemilihan Wagub DKI Tetap Digelar Hari Ini

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati