logo


BNPB Akui Jumlah Kasus yang Disampaikan Jubir Corona Tidak Sesuai Kenyataan, Penggagas Kawal Covid-19 Merasa Khawatir

Data kasus covid-19 yang disampaikan pemerintah tidak sesuai dengan data di lapangan

6 April 2020 06:30 WIB

Ilustrasi Virus Corona Covid-19
Ilustrasi Virus Corona Covid-19 istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo mengakui bahwa data kasus Covid-19 yang disampaikan oleh juru bicara penanganan Covid-19 Achmad Yurianto ke publik tidak sama dengan data yang ada di lapangan.

"Kami dapat feeding data dari Kemenkes terbatas jadi kami belum bisa menghasilkan data yang sangat lengkap atau terbuka," kata Agus dalam diskusi virtual Bersama Melawan Covid-19 seperti yang ditayangkan di channel YouTube Energy Academy Indonesia, Minggu (5/4/2020).

Agus menjelaskan bahwa BNPB mencatat semua data kasus Covid-19 dari berbagai dareh. Namun pihaknya tidak bisa memberi tahu ke publik karena jubirnya adalah Achmad Yurianto.


Mulai Hari Ini Keluar Rumah Wajib Pakai Masker, Jubir Pemerintah: Ini Jadi Kunci

"Kami punya data dua-duanya. BNPB kumpulkan data dari daerah dan Kemenkes, kami sandingkan. Tapi karena jubirnya Pak Yuri, jadi apa yang disampaikan Pak Yuri itu yang kami publikasikan," ujarnya.

Sementara Penggagas Kawal Covid-19, Ainun Najib mendesak pemerintah terbuka dan jujur terkait data kasus Covid-19. Ia khawatir masyarakat menjadi lengah. "Jangan-jangan masyarakat menyangka (wabah corona) sudah landai," ujarnya.

Imbas Corona: Bagaimana Nasib THR, Cuma Dibayar Setengah?

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex