logo


Koruptor Dibebaskan, Deddy Corbuzier Bingung, "Kan Selama Ini Gak Pernah Dipenjara"

Sebelumnya, MenkumHAM Yasonna Laoly berencana untuk membebaskan narapidana koruptor demi mencegah penyebaran virus corona di lapas

5 April 2020 14:00 WIB

Deddy Corbuzier.
Deddy Corbuzier. Instagram @mastercorbuzier

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Virus corona atau Covid-19 yang tengah merebak di Indonesia turut memicu keprihatinan dari sejumlah kalangan, termasuk selebriti. Banyak yang melakukan aksi donasi untuk membantu garda terdepan penanggulangan virus. Ada pula yang tetap mengkritisi pemerintah terkait kebijakan untuk memutus rantai penularan corona.

Presenter Deddy Corbuzier belum lama ini menggelar voting mengenai langkah yang mestinya tepat untuk mengatasi virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China itu. Hal itu dilakukan Deddy lewat akun Youtube-nya.

“Mana yang menurut kalian paling baik dan cepat untuk mengatasi corona virus di Indonesia? 1. Diam aja atau do nothing; 2. Mitigasi atau social distancing/physical; 3. Lockdown sementara,” tulisnya.


Potong Gaji Karyawan di Masa Corona, Liverpool Malah Kebanjiran Kecaman

Voting tersebut menghasilkan persentase sesuai urutan: 6%, 27%, 67%. Hasil itu menunjukkan jika mayoritas netizen lebih sepakat jika pemerintah menerapkan Lockdown sementara.

Tak cukup sampai di situ, Deddy kembali menyelenggarakan voting melalui Instagram. “Hasil vote di Youtube dari 138 ribu orang, kalau warga IG pilih yang mana?”

Mantan pesulap itu juga sempat menyindir kebijakan pembebasan para narapidana koruptor dengan alasan kewaspadaan terhadap penularan virus corona di penjara.

“Anyway, koruptor sudah dibebasin? Bingung, ngapain dibebasin. Kan selama ini juga gak pernah dipenjara, lebih dikos-kosin,” tulisnya, dikutip dari Instagram pada Minggu (5/4).

Sebelumnya, MenkumHAM Yasonna Laoly berencana untuk membebaskan narapidana koruptor demi mencegah penyebaran virus corona di lapas.

Orang yang Tak Terima Napi Bebas, Yasonna: Sudah Tumpul Rasa Kemanusiaannya

Halaman: 
Penulis : Iskandar