logo


Jokowi Tak Larang Mudik, Wali Kota Solo: Saya kan yang Mumet

”Kalau pun transportasi umum dilarang, mereka kan bisa menggunakan kendaraan pribadi. Mereka juga bisa nyarter. Selama ini solusinya hanya untuk menghambat pemudik saja, bukan sampai melarang,” ucap F.X Hadi Rudyatmo

4 April 2020 17:59 WIB

Walikota Solo F.X Hadi Rudyatmo
Walikota Solo F.X Hadi Rudyatmo istimewa

SOLO, JITUNEWS.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo saat ini tengah menyiapkan beberapa lokasi untuk tempat karantina para pemudik yang akan pulang kampung ke Solo. Hingga saat ini, Wali Kota Solo F.X Hadi Rudyatmo hanya bisa berharap agar para pemudik untuk tidak pulang kampung ke Solo guna mencegah penyebaran Covid-19.

”Namun kalau Pak Jokowi tidak melarang mereka mudik, saya kan yang mumet (pusing),” ucap Wali Kota Solo FX, Hadi Rudyatmo saat meninjau Dalem Joyokusuman yang akan digunakan sebagai lokasi karantina bagi pemudik, Sabtu (4/4).

Untuk itu pihaknya meminta pemerintah pusat untuk mengambil langkah tegas dengan mengeluarkan larangan mudik. Ia menilai kebijakan yang dilakukan pemerintah pusat sejauh ini terkesan setengah-setengah mengingat hanya transportasi umum yang dibatasi akses dan layanannya.


Takut Dipecat, Perawat di New York Ini Nekat Tetap Bekerja Meski Terinfeksi Covid-19

”Kalau pun transportasi umum dilarang, mereka kan bisa menggunakan kendaraan pribadi. Mereka juga bisa nyarter. Selama ini solusinya hanya untuk menghambat pemudik saja, bukan sampai melarang,” ucap Rudy.

Rudy mengatakan bahwa nantinya pemudik akan langsung berstatus orang dalam pemantauan (ODP) dan harus menjalani masa karantina selama 14 hari.

”Nantinya selama dua minggu mereka akan dibuatkan jadwal untuk setiap harinya ada kegiatan. Tapi kalau mereka sudah ada gejala, mereka akan langsung dibawa ke rumah sakit dan statusnya dinaikkan menjadi PDP (pasien dalam pengawasan),” ucapnya.

Pemudik Asal Jakarta di Cianjur Positif Covid-19, Pemerintah: Kita Sudah Teriak-teriak untuk Tidak Mudik

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia