logo


Usul Dana Ibu Kota Negara untuk Wabah Corona, PA 212: Jangan Sampai Rakyat Sengsara

Novel Bamukmin menduga IKN dibangun demi kepentingan aseng dan menjadi pusat penjajahan

3 April 2020 18:30 WIB

Habib Novel Bamukmin.
Habib Novel Bamukmin. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum Media Center PA 212 Novel Bamukmin mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memakai dana pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru dalam menangani pandemi corona atau Covid-19.

Novel menilai wacana pemindahan ibu kota belum perlu. Dia mengira jika rencana pemindahan IKN ini untuk memenuhi kepentingan pihak tertentu.

"Demi syahwat perut mereka dan ambisi politik mereka yang kalah untuk bisa menguasai ibu kota negara yang telah ada. Diduga kuat juga untuk kepentingan aseng, yang mana IKN akan menjadi pusat penjajahan," kata Novel, dikutip dari Tagar pada Jumat (3/4).


Wakil Presiden Ma'ruf Amin Dorong MUI Keluarkan Fatwa Haram Mudik di Tengah Pandemi Covid-19

Selain itu, Novel juga menanggapi rencana Jokowi yang hendak menggratiskan biaya listrik selama 3 bulan ke depan.

Menurutnya, pemerintah sebaiknya merevisi alokasi anggaran pemindahan IKN jika kesulitan mendanai penggratisan listrik.

"Kalau pun sampai terbentur keterbatasan dana maka harus diambil dari anggaran lain yang belum urgent yaitu anggaran pemindahan ibu kota negara yang jumlahnya kurang lebih 419 triliun itu," ujarnya.

Kebutuhan anggaran penggratisan listrik, bagi Novel, belum sebanding dengan biaya pemindahan IKN.

"Jangan sampai rakyat Indonesia yang sudah jelas keberadaanya sengsara dibanding dengan IKN yang tidak jelas," tuntasnya.

Tak Cukup Listrik, PKS Minta Internet Digratiskan Juga

Halaman: 
Penulis : Iskandar