logo


Tak Cukup Listrik, PKS Minta Internet Digratiskan Juga

Sukamta menilai pemerintah seharusnya memfasilitasi internet gratis selama PSBB diberlakukan

3 April 2020 17:30 WIB

Sukamta
Sukamta Dok. PKS

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan pembebasan biaya iuran listrik selama tiga bulan bagi masyarakat mengingat aktivitas dibatasi akibat pandemi virus corona atau Covid-19.

"Tentang tarif listrik, perlu saya sampaikan untuk pelanggan listrik 450 VA yang jumlahnya sekitar 24 juta pelanggan akan digratiskan selama tiga bulan ke depan," kata Jokowi dalam konferensi pers melalui video conference, Selasa, (31/3).

Namun bagi Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sukamta, fasilitas tersebut masih belum cukup untuk menyertai kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).


Jokowi Siapkan Opsi Ganti Hari Libur, Politikus Demokrat: Ini Pilihan Paling Tepat

Sukamta menilai pemerintah belum mengeluarkan kebijakan yang mengakomodir para pengguna internet untuk stay from home, selain faktor pendidikan. Menurutnya, penggunaan jaringan daring akan meningkat selama PSBB diberlakukan.

"Kebijakan PSBB belum menyentuh soal penggunaan internet. Orang-orang diminta kerja di rumah, anak-anak sekolah dan mahasiswa belajar di rumah, pekerja-pekerja online makin sibuk. Pasti terjadi peningkatan penggunaan internet," kata Sukamta, dilansir dari Tagar, Jumat (3/4).

Dia menyebut pemerintah seharusnya memfasilitasi internet gratis, tidak lantas abai dengan penyedia jaringan usaha online selama wabah masih berlangsung.

"Terkhusus, pemerintah juga perlu membebaskan pulsa telepon bagi para driver ojek daring atau ojol, karena ketika semua warga diminta stay at home, merekalah yang berjibaku menjadi pengantar mobilitas barang-barang pesanan warga," ujarnya.

Wakil Presiden Ma'ruf Amin Dorong MUI Keluarkan Fatwa Haram Mudik di Tengah Pandemi Covid-19

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex