logo


Napi Korupsi Dibebaskan, Ferdinand: Yasonna Pro Koruptor

Yasonna menyebut ada syarat napi korupsi yang bisa bebas

3 April 2020 15:52 WIB

Ketua Divisi Hukum dan Advokasi Demokrat, Ferdinand Hutahaean
Ketua Divisi Hukum dan Advokasi Demokrat, Ferdinand Hutahaean Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan untuk membebaskan 30 ribu narapidana termasuk narapidana kasus korupsi. Pembebasan narapidana tersebut guna mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, menyebut Yasonna pro dengan koruptor.

"Yasona @Kemenkumham_RI pro koruptor..!!" ujar Ferdinand melalui akun Twitternya @FerdinandHaean2, Jumat (3/4).


Ribuan Napi Dibebaskan untuk Cegah Corona, Politikus Demokrat ke Yasonna: Alasanmu Tidak Masuk Akal

 

Sebelumnya, Indonesia Corruption Watch (ICW) menyebutkan beberapa nama narapidana kasus korupsi yang kemungkinan bebas jika Yasonna benar-benar merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan.

“Menteri Hukum dan HAM sedang berusaha membebaskan narapidana kasus korupsi dengan dalih merebaknya virus Corona,” kata peneliti ICW Kurnia Ramadhana.

Kecam Pembebasan Koruptor, IPW: Apakah Ada Bau Suap di Balik Wacana Ini

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata