logo


Jokowi Minta Pemudik dari Jabodetabek Diperlakukan seperti ODP

"Pemudik yang pulang dari Jabodetabek bisa diperlakukan sebagai ODP sehingga harus jalankan isolasi mandiri," kata Presiden Joko Widodo

2 April 2020 16:30 WIB

dok sekretariat Presiden

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo menyatakan seluruh pemudik yang berasal dari wilayah Jabodetabek sebaiknya dianggap berstatus orang dalam pemantauan (ODP) setibanya di kampung halaman. Para pemudik nantinya wajib mengisolasi dirinya secara mandiri untuk mencegah persebaran virus corona (covid-19).

"Saya ingin mendorong agar ada partisipasi di tingkat komunitas baik RW maupun RT sehingga pemudik yang pulang dari Jabodetabek bisa diperlakukan sebagai ODP sehingga harus jalankan isolasi mandiri," ujar Jokowi di rapat terbatas mengenai Antisipasi Mudik Lebaran yang disiarkan langsung melalui di akun YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (2/4).

Jokowi memberikan arahan bahwa pengawasan terhadap para pemudik harus dilakukan dari tingkat hulu, tengah, dan hilir. Pada tingkat hulu, pemerintah telah mendistribusikan stimulus ekonomi berupa bantuan perlindungan sosial kepada warga.


Gubernur Jateng Usul Karantina Wilayah Bertahap, Dimulai dari Antar Desa

Sementara untuk level tengah, adalah dengan membatasi mobilisasi orang dengan selalu menjaga jarak aman atau physical distancing.

"Ini sesuai protokol kesehatan dengan kedisiplinan yang kuat saya kira akan beri pengaruh besar terhadap jumlah yang positif covid-19. Dan kalau kita lihat dengan musim yang ada sekarang, cuaca juga sangat memengaruhi berkembangnya covid-19 ini," jelasnya.

"Di hilir pengawasan dan pengendalian di level daerah utamanya di level kelurahan dan desa sekarang ini saya lihat sudah mulai digerakkan oleh daerah," katanya.

Sementara itu, Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman menjelaskan bahwa masyarakat diminta untuk fokus dalam melakukan pencegahan terhadap meluasnya kasus covid-19, salah satunya dengan tidak melakukan mudik.

"Pemerintah menyiapkan Perpres dan Inpres sebagai dasar hukum pengaturan mudik lebaran Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah," ujar Fadjroel melalui keterangan tertulis, Senin (30/3).

Kapan Virus Corona Tamat? Ini Perkiraan Mbah Mijan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia