logo


Ribuan Napi Dibebaskan untuk Cegah Corona, Politikus Demokrat ke Yasonna: Alasanmu Tidak Masuk Akal

Ferdinand menanggapi langkah Menkumham yang membebaskan 30 ribu napi

2 April 2020 14:14 WIB

Indonesia Inside

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Hukum, HAM, dan Keamanan (Menkumham) Yasonna Laoly resmi membebaskan 30 ribu narapidana untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Langkah Menkumham tersebut mendapat tanggapan dari politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean. Ferdinand menyebut ancaman corona dijadikan alasan untuk membebaskan napi adalah tidak masuk akal.

"Jumlah Napi di Indonesia sekitar 255 ribu lebih di 522 Lapas & Rutan. Jika alasan Yasona @Kemenkumham_RI adanya ancaman Corona maka akan membebaskan 30 rb Napi menjadi tak masuk akal. Memang Corona hanya menyasar yang 30 rb itu? Bebaskan semua saja sekalian krn semua terancam corona," ujar Ferdinand melalui akun Twitternya @FerdinandHaean2, Kamis (2/4).


Putus Rantai Corona Menlu Stop Kunjungan WNA, Fadli Zon: Kalau China Boleh

"Yasona @Kemenkumham_RI, jangan kau pikir bangsa ini bisa kau bodohi dengan logika serangan corona lantas membebaskan 30 ribu Napi. Alasanmu tidak masuk akal krn Corona menyasar semua org mk 255 ribu lbh napi potensi kena corona. Bebaskan semua dong..!? Knp cm 30 rb!? Apa yg lain kebal?" cuit Ferdinand.

Warga Tolak Jenazah Covid-19, Pemerintah: Jenazahnya Batuk?

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata