logo


Luhut Tolak Rencana Karantina Anies Baswedan, NasDem: Terkesan Lebih Mengutamakan Kepentingan Ekonomi

Istana Kepresidenan menolak keinginan Anies Baswedan untuk karantina Jakarta akibar wabah corona

2 April 2020 10:39 WIB

Fauzi H Amro
Fauzi H Amro Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Istana Kepresidenan menolak keinginan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk karantina Jakarta terkait Corona Covid-19.

Politisi Partai NasDem, Fauzi H. Amro menyayangkan usulan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan ditolak oleh Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan sebagai pelaksana Menteri Perhubungan.

Menurutnya karena usulan karantina wilayah ditolak maka akhirnya banyak orang mudik duluan ke kampung halamannya.


Sebut PP PSBB Kurang Detail, Habiburokhman: Masyarakat Khususnya Jakarta Sangat Galau

“Pemerintah pusat terkesan lebih mengutamakan kepentingan ekonomi ketimbang menyelamatkan masyarakat di tengah wabah Corona. Pemerintah seharusnya memprioritaskan penyelamatan dan melindungi seluruh masyarakat Indonesia dari wabah virus Corona,” ujar Fauzi dalam siaran pers yang diterima Jitunews.com, Kamis (2/4/2020).

Dalam hal ini, Fauzi menilai kebijakan Pemerintah yang akan melarang masyarakat mudik Lebaran tidak akan effektif apabila tidak dibarengi dengan karantina wilayah.

Menurutnya, karatina wilayah atau lockdown seperti yang diusulkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, sangat efektif untuk melarang mobilitas orang untuk keluar wilayah Jakarta.

“Jadi, mobil-mobil bus jurusan Jakarta akan dihentikan kecuali angkutan logistik, kesehatan, dan enegi. Tidak ada peluang orang untuk mudik ke kampung halaman, sehingga penyebaran virus corona bisa dikendalikan,” pungkasnya.

Mengejutkan! Hasil Tes Menunjukkan 300 Polisi Positif Corona, Ini Kata Humas Mabes Polri

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Aurora Denata