logo


Ingat, Korupsi Dana Anggaran Penanganan Covid-19 Bakal Dihukum Mati

"Kami sudah mengingatkan bahwa penyelewengan anggaran yang diperuntukkan pada situasi bencana seperti saat ini, ancaman hukumannya adalah pidana mati," kata Juru Bicara KPK Ali Fikri

1 April 2020 21:00 WIB

Juru Bicara KPK Ali Fikri
Juru Bicara KPK Ali Fikri jawapos

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan bahwa siapapun yang menyelewengkan dana pananganan virus Corona Covid-19 diancam dengan hukuman mati.

"Kami sudah mengingatkan bahwa penyelewengan anggaran yang diperuntukkan pada situasi bencana seperti saat ini, ancaman hukumannya adalah pidana mati," kata Juru Bicara KPK Ali Fikri dilansir dari Antara pada Rabu (1/4).

Ia juga menegaskan dalam memantau penggunaan dana anggaran penanggulangan Covid-19 tersebut, KPK bekerjasama dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).


Dokter Spesialis Paru Sebut Semua Warga +62 Jadi ODP Covid-19

Sementara itu, Ketua KPK Firli Bahuri juga meminta semua pihak untuk turut ikut serta dalam pengawasan anggaran tersebut.

"Kami minta agar sama-sama membantu KPK mengawasi anggaran penanganan Covid-19. Ingat, ancaman hukuman mati koruptor anggaran bencana dan pengadaan darurat bencana," kata Firli Jumat (27/3).

Tercatat, Presiden Jokowi telah menggelontorkan dana hingga Rp405,1 Triliun untuk memenuhi segala yang dibutuhkan dalam menangani wabah virus Corona Covid-19.

"Karena yang kita hadapi sekarang ini adalah situasi yang memaksa, bahwa saya baru saja menandatangani Perppu tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan," kata Jokowi.

Akses dan Layanan Transportasi Umum Jabodetabek Diblokir

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia