logo


Cegah Covid-19, 5.556 Napi Sudah Dilepas

Kemenkumham melakukan upaya pencegahan virus corona di lapas.

1 April 2020 13:42 WIB

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memberikan keterangan pers di Kantor Kemkumham Jakarta, Jumat (20/9). Foto: Ist (Alinea)
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memberikan keterangan pers di Kantor Kemkumham Jakarta, Jumat (20/9). Foto: Ist (Alinea)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteru Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, mengatakan pihaknya mengeluarkan 5.556 warga binaan dalam rangka mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

"Dengan Permenkum HAM 10/2020, kami perhitungkan kami bisa mengeluarkan di angka minimal 30 ribu, dan dari beberapa exercise, kami bisa mencapai lebih 35 ribu minimal (napi yang dilepas). Ini exercise kami per hari ini pukul 11.00 WIB, sistem ASDP kami melaporkan sudah kami keluarkan 5.556 warga binaan kita dengan Permenkum HAM Nomor 10 tahun 2020 dan Keputusan Menkum HAM Nomor 19.PK.01.04 Tahun 2020," kata Yasonna Laoly dalam rapat bersama Komisi III melalui teleconference, Rabu (1/3).

Yasonna menjelaskan bahwa pelepasan narapidana berdasarkan hukum. Ia juga mengatakan bahwa presiden Joko Widodo setuju dengan kebijakan ini.


Omnibus Law untuk Siasati Perlambatan Ekonomi Global

"Kami harapkan tidak ada moral hazard. Kami sudah menyatakan ini adalah pelepasan by law. Kami meminta Kalapas, Karutan, karena ada beberapa rutan untuk memantau. Di samping itu, kami sudah laporkan ke Presiden, dan sudah disetujui mengeluarkan kebijakan tersebut," ujarnya.

Namun, ada beberapa jenis pidana yang tidak bisa dilepaskan karena terganjal aturan dalam PP Nomor 99 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua Atas PP Nomor 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan.

Cegah Penyebaran Corona, Menkumham Bebaskan 30 Ribu Narapidana

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata