logo


Jokowi Gelontorkan Rp 405 Triliun untuk Corona, Demokrat: Itu dari Utang atau Realokasi Anggaran?

Demokrat tanyakan asal-usul anggaran Rp 405 Triliun

1 April 2020 11:49 WIB

dok sekretariat Presiden

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Demokrat, Irwan mempertanyakan asal usul anggaran sebesar Rp 405,1 triliun yang digelontorkan Presiden Joko Widodo untuk menangani virus corona.

"Pemerintah harus terbuka penambahan biaya Rp 405 triliun untuk penanganan Covid-19 itu dari mana? Dari utang atau realokasi atau keduanya," kata Irwan seperti dilansir CNNIndonesia.com, Selasa (31/3/2020).

Irwan mengatakan apabila anggaran Rp 405 triliun tersebut berasal dari Moneter Internasional (IMF), Jokowi harus menjelaskan kepada publik berapa bunga dan klausal utangnya. Ia tidak ingin kasus 1998 terulang kembali.


Gerindra: Kami Yakin Jokowi Tidak Akan Tetapkan Darurat Sipil untuk Hadapi Corona

"Jelaskan kepada rakyat utang dari mana dengan bunga berapa dan ada klausal syaratnya apa tidak, karena IMF adalah business oriented. Jangan sampai mengulang kasus 1998, IMF kasih banyak syarat," ujar Irwan.

Ia pun meminta kepada DPR agar menolak kebijakan Jokowi terkait Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan jika anggaran yang digelontorkan ternyata tidak untuk menangani Covid-19.

Menkeu Sebut Pertumbuhan Ekonomi Bisa Minus 0,4%, Ferdinand: Ayolah Berpikir Bersama

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati