logo


Cegah Penyebaran Corona, Menkumham Bebaskan 30 Ribu Narapidana

Keputusan pembebasan narapidana ditetapkan pada tanggal 30 Maret 2020

1 April 2020 05:56 WIB

Yasonna Laoli
Yasonna Laoli Kompas

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Menteri Hukum, HAM, dan Keamanan (Menkumham) Yasonna Laoly resmi membebaskan tiga puluh ribu narapidana dalam situasi darurat corona. Langkah tersebut diambil agar penyebaran corona tidak semakin meluas, terutama di Lembaga Permasyarakatan (Lapas).

Keputusan pembebasan narapidana tersebut tertuang dalam keputusan tentang pengeluaran dan pembebasan Narapidana dan Anak melalui asimilasi dan integrasi.

"Keputusan Menteri ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan (30 Maret 2020)," kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Ditjen PAS Rika Aprianti melalui keterangan tertulisnya seperti dilansir di Suara.com, Selasa (31/3/2020).


Dipanggil Polisi Saat Mewabah Corona, Rocky Gerung: Kalau Dipaksakan Bahaya, Mestinya Jangan Datang

Saat dikonfirmasi, Rika hanya menjelaskan secara singkat terkait jumlah narapidana yang akan dibebaskan.

"30 ribuan," jawabnya singkat.

Keputusan Menteri tersebut bernomor M.HH-19.PK.01.04.04 Tahun 2020, pengeluaran Narapidana dan Anak melalui asimilasi harus dilakukan dengan berbagai ketentuan. Ketentuannya yaitu sebabagi berikut, Narapidana yang 2/3 masa pidananya jatuh sampai dengan tanggal 31 Desember 2020; Anak yang 1/2 masa pidananya jatuh sampai dengan tanggal 31 Desember 2020 dan Narapidana dan Anak yang tidak terkait dengan PP Nomor 99 Tahun 2012 yaitu yang tidak sedang menjalani subsidair dan bukan warga negara asing.

Amien Rais: Corona Ini Tentara Allah, Jeweran Manusia yang Tak Mengindahkan Nilai Agama

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati