logo


Ini Jawaban Dirut PLN Soal Jokowi Gratiskan Listrik Tiga Bulan

"Gratis selama 3 bulan ke depan, mulai dari April, Mei, Juni 2020," ujar Jokowi

31 Maret 2020 18:14 WIB

dok sekretariat Presiden

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo telah memutuskan untuk memberi keringanan kepada warga kurang mampu selama pandemi corona berlangsung di Indonesia. Salah satunya dengan menggratiskan listrik untuk 24 juta pelanggan miskin dengan daya 450 VA selama 3 bulan ke depan.

"Gratis selama 3 bulan ke depan, mulai dari April, Mei, Juni 2020," ujar Jokowi, saat menggelar jumpa pers di Istana Bogor, Selasa (31/3/2020).

Selain itu, kepada pelanggan listrik 900 VA yang jumlahnya 7 juta pelanggan juga akan mendapat potongan tarif listrik hingga 50 persen.


Jokowi Tegaskan Kebijakan Relaksasi Kredit bagi Ojek Online Mulai Berlaku Mulai 1 April

"Diskon 50%, artinya hanya bayar separuh untuk April, Mei, dan Juni," jelasnya.

Kebijakan ini diambil oleh pemerintah untuk meringankan beban warga miskin yang terdampak sisi ekonominya karena wabah covid-19. Selain diskon tarif listrik, Jokowi juga memberikan beberapa kebijakan fiskal lain seperti kartu pra kerja, program PKH, kartu sembako, dan lainnya.

Sementara itu, PLN mendukung penuh kebijakan Pemerintah untuk membebaskan pembayaran listrik bagi 24 juta pelanggan dengan daya 450 Volt Ampere (VA) dan memberikan diskon 50 persen bagi 7 Juta pelanggan dengan daya 900 VA bersubsidi.

“Kebijakan pembebasan tagihan untuk pelanggan 450VA dan keringanan tarif listrik 50% tersebut sudah dibicarakan dan dikoordinasikan dengan PLN. Kami sangat mendukung dan siap melaksanakan kebijakan Pemerintah yang disampaikan oleh Presiden RI Bapak Joko Widodo,” tutur Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini.

Dirinya menambahkan, adanya kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak akibat pandemi global Covid-19 yang mengakibatkan lesunya perekonomian. Program pembebasan tagihan dan keringanan pembayaran tersebut dimaksudkan untuk melindungi masyakarat yang paling terdampak pandemi.

“Saat ini masyarakat diimbau untuk tetap di rumah. Berkegiatan di rumah. Tujuannya untuk mencegah penularan yang makin luas. Pembebasan dan diskon tarif listrik ini diharapkan dapat mendukung hal tersebut. Jadi masyarakat, khususnya yang tidak mampu, tidak harus khawatir dalam menggunakan listrik selama musim yang sulit ini,” pungkas Zulkifli.

Soroti Nasib Ojol di Tengah Pandemi, Ketua MPR: Tak Boleh Meninggalkan, Apalagi Melupakan Mereka

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia